Juara

Kanaya, Bukti Nyata Keberhasilan – SDIT Ihsanul Fikri – Sebagai Pusat Pendidikan Islam – Berkarakter Al-Qur’an


Magelang – Kabar gembira datang dari SDIT Ihsanul Fikri Kota Magelang. Salah satu siswi berprestasinya, Kanaya Sezja Gentari dari kelas 4D, berhasil menyelesaikan program Tasmi Juz 30 dengan lancar. Pencapaian ini menjadi momen kebanggaan bagi sekolah, keluarga, dan tentu saja, Kanaya sendiri.

Tasmi Juz 30 merupakan ujian hafalan Al-Qur’an yang berfokus pada Juz ke-30, atau yang dikenal sebagai Juz ‘Amma. Keberhasilan Kanaya dalam melalui ujian ini menunjukkan dedikasi dan ketekunan yang luar biasa dalam menghafal Al-Qur’an di usia yang masih muda. Momen kelulusannya diabadikan dalam sebuah foto yang penuh senyum, di mana Kanaya tampak berpose bersama orang tua yang selama ini mendampinginya.

Prestasi ini sejalan dengan visi sekolah, SDIT Ihsanul Fikri, yang mengusung motto “Sekolah Unggul Berkarakter Al Qur’an”. Kelulusan Kanaya menjadi bukti nyata bahwa sekolah ini tidak hanya berfokus pada pendidikan akademis, tetapi juga berkomitmen penuh dalam membentuk karakter siswa yang kuat dan mencintai Al-Qur’an.

Pihak sekolah dan keluarga besar SDIT Ihsanul Fikri menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas pencapaian ini dengan ucapan, “Barakallahu fiik,” yang artinya “Semoga Allah memberkahimu.”

Bagi orang tua yang ingin mengarahkan anaknya untuk menjadi generasi berprestasi dengan karakter Qur’ani, SDIT Ihsanul Fikri membuka penerimaan siswa baru (SPMB) untuk tahun ajaran 2026/2027. Informasi pendaftaran dapat menghubungi narahubung Titah Ayomi di nomor 082299211997.

Juara

Keunggulan dari Sekolah Fullday – Lulus Tasmi Juz 2 – Bukti Nyata Pendidikan Holistik – Di SDIT Ihsanul Fikri

Magelang, [19-09-2025] – Suasana penuh kebahagiaan dan syukur menyelimuti SDIT Ihsanul Fikri Kota Magelang saat merayakan kelulusan salah satu siswinya dalam program Tasmi Juz 2 Al-Qur’an. Dalam sebuah momen yang diabadikan dalam foto, terlihat jelas ekspresi bangga dan haru dari siswi bernama Seroja Rena Yaswita T. 5D, yang didampingi oleh seorang guru atau orang tuanya.

Acara kelulusan Tasmi Juz 2 ini merupakan bagian dari komitmen SDIT Ihsanul Fikri sebagai “Sekolah Unggul Berkarakter Al-Qur’an” untuk mencetak generasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki kedekatan dengan nilai-nilai Islam, khususnya dalam menghafal dan memahami Al-Qur’an. Program Tasmi sendiri adalah uji kelancaran hafalan Al-Qur’an yang diikuti oleh siswa-siswi secara berkala.

Dalam foto, Seroja Rena Yaswita T. 5D tampak memegang sebuah buku atau sertifikat, menandakan keberhasilannya menyelesaikan hafalan Juz 2. Senyum merekah di wajahnya mencerminkan kerja keras dan dedikasi yang telah ia curahkan. Kehadiran sosok pendamping di sampingnya juga menunjukkan dukungan penuh dari pihak sekolah dan keluarga dalam setiap tahapan belajar siswa.

Pihak sekolah mengapresiasi tinggi pencapaian Seroja dan berharap keberhasilan ini dapat menjadi motivasi bagi siswa-siswi lainnya untuk terus bersemangat dalam menghafal dan mengamalkan Al-Qur’an. “Barakallahu fiik” (Semoga Allah memberkahi Anda) adalah doa yang mengiringi setiap langkah keberhasilan mereka.

Bagi masyarakat yang tertarik untuk bergabung dengan SDIT Ihsanul Fikri, sekolah ini sedang membuka penerimaan peserta didik baru (SPMB) untuk tahun ajaran 2026/2027. Informasi lebih lanjut dapat menghubungi Narahubung Titah Ayomi di 082299211997 atau melalui media sosial sekolah di @sditihsanulfikri.id, SDIT Ihsanul Fikri, dan SDIT Ihsanul Fikri Kota Magelang. Ini adalah kesempatan emas untuk memberikan pendidikan terbaik yang mengintegrasikan keunggulan akademik dan nilai-nilai Al-Qur’an bagi buah hati.

Juara

Raih Juara 2 Sepatu Roda – Tingkat Nasional – Siswi SDIT Ihsanul Fikri – Ukir Prestasi Gemilang

MAGELANG – Prestasi membanggakan kembali diukir oleh siswi SDIT Ihsanul Fikri Kota Magelang. Sarah Lathifa Hasan, siswi kelas 5D, berhasil meraih Juara 2 dalam kejuaraan sepatu roda “Friendly Match” antar pelajar se-Indonesia.

Kejuaraan ini diselenggarakan sebagai ajang kompetisi bergengsi bagi para pelajar di seluruh Indonesia. Dengan semangat juang tinggi, Sarah berhasil menunjukkan kemampuannya dalam kategori Standard 500m Putri SD Kelas 5 dan membawa pulang medali perak.

Keberhasilan Sarah ini tidak lepas dari dukungan penuh sekolah dan orang tua. SDIT Ihsanul Fikri, yang dikenal dengan motto “Sekolah Unggul Berkarakter Al Qur’an,” terus berkomitmen untuk tidak hanya mengembangkan karakter dan keimanan siswa, tetapi juga mendukung bakat dan minat mereka di bidang non-akademik.

Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa bakat dan kerja keras dapat menghasilkan pencapaian luar biasa. Sekolah berharap, keberhasilan Sarah dapat menjadi inspirasi bagi siswa-siswi lainnya untuk terus berani berprestasi dan mengharumkan nama sekolah.

Bagi masyarakat yang tertarik untuk bergabung dengan keluarga besar SDIT Ihsanul Fikri Kota Magelang yang berbasis sekolah fullday, informasi pendaftaran siswa baru tahun ajaran 2026/2027 dapat diakses melalui narahubung Titah Ayomi (082299211997) atau melalui akun media sosial resmi sekolah.

Juara

Mutiara Hati: Mengukir Masa Depan Gemilang -dengan Al-Qur’an


Di tengah hiruk pikuk modernisasi, kita sering lupa bahwa pendidikan terbaik bukanlah sekadar meraih nilai akademis yang tinggi. Pendidikan sejati adalah yang mampu membentuk karakter, menumbuhkan akhlak mulia, dan mendekatkan diri kepada Sang Pencipta. Dan salah satu pondasi terkuat dalam pendidikan Islam adalah Al-Qur’an.

Seperti yang terpampang dalam poster ini, sebuah prestasi luar biasa telah diraih oleh seorang anak bernama Farah Amalia Saksono. Dengan penuh rasa syukur, kita melihat ia telah menyelesaikan Tasmi Juz 30, yaitu proses mengulang kembali atau memperdengarkan hafalan Al-Qur’an Juz 30 di hadapan guru. Ini bukan hanya sekadar pencapaian, melainkan bukti nyata dari ketekunan, kesabaran, dan cinta yang mendalam terhadap firman Allah.

“Barakallahu fiik,” sebuah doa yang tulus, pantas diucapkan untuk Farah dan juga orang tuanya. Keberhasilan ini adalah berkah dari Allah, buah dari bimbingan orang tua dan guru yang tak kenal lelah, serta kerja keras dari sang anak itu sendiri. Setiap huruf yang ia hafalkan adalah cahaya yang akan menerangi jalannya di dunia dan akhirat.

Rasulullah SAW bersabda: “Barang siapa membaca Al-Qur’an dan mengamalkannya, maka pada hari kiamat akan dipakaikan kepada kedua orang tuanya sebuah mahkota yang cahayanya lebih indah daripada cahaya matahari di rumah-rumah dunia.” (HR. Abu Dawud). Hadis ini mengingatkan kita akan keutamaan luar biasa menjadi orang tua yang berhasil membimbing anaknya mencintai Al-Qur’an. Farah bukan hanya menghafal, ia juga sedang menyiapkan mahkota kemuliaan bagi kedua orang tuanya di akhirat kelak.

Pencapaian seperti ini menegaskan kembali pentingnya peran sekolah-sekolah berbasis Islam, seperti SDIT Ihsanul Fikri, dalam membentuk generasi Qur’ani. Mereka tidak hanya mengajarkan ilmu umum, tetapi juga menanamkan nilai-nilai keislaman yang kuat sejak dini. Mereka berinvestasi pada masa depan bangsa dengan cara yang paling fundamental: mendidik jiwa, bukan hanya otak.

Semoga keberhasilan Farah Amalia Saksono menjadi inspirasi bagi kita semua, khususnya para orang tua dan pendidik. Mari kita terus tanamkan Al-Qur’an di dalam hati anak-anak kita. Sebab, di tangan merekalah, mutiara-mutiara Al-Qur’an akan terus bersinar, menjadi lentera yang membimbing umat menuju jalan kebenaran.

Juara

SDIT Ihsanul Fikri – Perjalanan Seorang Hafiz Cilik – Menyelesaikan Juz 30

Dunia Islam sangat menjunjung tinggi hafalan Al-Qur’an, atau tahfidz. Ini adalah sebuah perjalanan yang tidak hanya melibatkan kecerdasan seseorang, tetapi juga sebuah koneksi spiritual yang mendalam dengan Allah SWT. Foto ini mengabadikan momen indah dari perjalanan tersebut.

Foto ini menunjukkan seorang siswa muda dari SDIT Ihsanul Fikri Kota Magelang, Muhammad Basid Al Lukman dari kelas 4B, yang telah berhasil menyelesaikan hafalan Juz 30. Berdiri dengan bangga di sampingnya adalah Ibundanya, yang merupakan salah satu pembimbing paling penting dalam jalan yang diberkahi ini. Kata-kata “Lulus Tasmi Juz 30” mengonfirmasi prestasinya, dan kalimat “Barakallahu fiik” (Semoga Allah memberkahimu) adalah doa yang sangat tepat untuk pencapaian ini.

SDIT Ihsanul Fikri – Perjalanan Seorang Hafiz Cilik – Menyelesaikan Juz 30

Menghafal Al-Qur’an adalah tugas monumental yang membutuhkan kedisiplinan, kesabaran, dan niat yang tulus. Perjalanan ini dimulai dengan langkah-langkah kecil, seperti satu Juz, dan dipenuhi dengan berkah yang luar biasa. Nabi Muhammad (SAW) bersabda: “Sebaik-baik kalian adalah orang yang belajar Al-Qur’an dan mengajarkannya.” (Bukhari). Hadis ini menekankan pentingnya baik belajar maupun berbagi ilmu Al-Qur’an.

Ibunda dalam foto ini memainkan peran krusial sebagai mentor dan motivator. Dia memberikan dedikasi dengan tanpa pamrih membimbing siswa menuju cahaya Al-Qur’an. Kehadirannya di samping Basid adalah bukti ikatan yang kuat antara seorang ibunda dan anaknya, ikatan yang dibangun di atas kepercayaan, rasa hormat, dan cinta yang sama terhadap Firman Allah.

Prestasi Basid adalah sumber kebahagiaan bagi keluarga, sekolah, dan seluruh komunitas Muslim. Ini adalah pengingat bahwa generasi muda dapat merangkul iman mereka dan berjuang untuk keunggulan dalam urusan dunia maupun agama. Semoga Allah SWT memberkahi Muhammad Basid Al Lukman dan gurunya, serta memberinya kekuatan untuk terus berada di jalan yang mulia ini. Semoga ini menjadi yang pertama dari banyak pencapaian serupa, dan semoga dapat menginspirasi muslim muda lainnya untuk memulai perjalanan Hifz mereka sendiri.

Juara

Seorang Anak Berprestasi: Aquila Setya Reynand – Menyelesaikan Hafalan Juz 30


Barakallah untuk Aquila Setya Reynand, seorang siswa dari SDIT Ihsanul Fikri Kota Magelang, yang telah berhasil menyelesaikan hafalan Juz 30 dari Al-Quran. Sebuah pengumuman ucapan selamat yang dibagikan oleh pihak sekolah merayakan pencapaian penting ini, yang ditandai dengan tulisan “Lulus Tasmi Juz 30.”

Dalam foto, Aquila, siswa kelas 5B, terlihat tersenyum bangga sambil memegang Juz Amma, yaitu buku yang berisi bagian ke-30 dari Al-Quran. Pencapaian ini menunjukkan dedikasinya serta komitmen sekolah untuk menanamkan nilai-nilai Al-Quran yang kuat pada para siswanya. Sekolah ini, yang mengidentifikasi dirinya sebagai “Sekolah Unggul Berkarakter Al Qur’an,” jelas menempatkan prioritas tinggi pada pendidikan agama dan pembentukan karakter.

Prestasi ini menjadi bukti kerja keras Aquila dan dukungan dari para guru serta keluarganya. Pesan ucapan selamat “Barakallahu fiik” (“Semoga Allah memberkahimu”) mencerminkan kegembiraan dan kebanggaan komunitas sekolah atas keberhasilannya. Pencapaian ini menjadi inspirasi bagi siswa-siswa lain untuk mengejar studi agama mereka dengan ketekunan dan semangat.

Pengumuman ini juga menyertakan informasi kontak untuk penerimaan siswa baru tahun ajaran 2026/2027, beserta akun media sosial sekolah, yang mengajak orang lain untuk menjadi bagian dari lingkungan pendidikan yang mendukung ini. Prestasi Aquila adalah contoh nyata dari misi sekolah untuk menghasilkan siswa yang tidak hanya berhasil secara akademis tetapi juga memiliki dasar agama islam yang kuat.

Juara

Kisah Adeeva Lubna Rosyada – Siswi SDIT Ihsanul Fikri – Menginspirasi dengan Hafalan Juz 30


MAGELANG – Pemandangan haru dan bangga menyelimuti SDIT Ihsanul Fikri Kota Magelang. Di antara wajah-wajah ceria siswa lainnya, terpampang sebuah foto yang mengabadikan momen luar biasa. Adeeva Lubna Rosyada, siswi dari kelas 4B, berdiri anggun di samping ibunya, memegang mushaf Al-Qur’an dengan senyum penuh arti. Sebuah prestasi yang patut diacungi jempol, Adeeva berhasil menuntaskan program Tasmi’ Juz 30, yaitu menyimak hafalan juz terakhir dari kitab suci Al-Qur’an.

Tasmi’ bukanlah sekadar kegiatan biasa; ini adalah ujian mental, spiritual, dan emosional bagi seorang penghafal Al-Qur’an. Di hadapan gurunya dan didampingi sang ibu, Adeeva melafalkan surat demi surat dengan lancar dan penuh keyakinan. Proses ini tidak hanya menguji kekuatan hafalannya, tetapi juga kesabaran dan ketekunan yang telah ia pupuk selama ini. Keberhasilan Adeeva menjadi bukti nyata bahwa usia muda bukanlah penghalang untuk mencapai prestasi besar, terutama dalam hal mendekatkan diri pada Al-Qur’an.

Kisah Adeeva Lubna Rosyada – Siswi SDIT Ihsanul Fikri – Menginspirasi dengan Hafalan Juz 30

Pihak sekolah sangat bangga atas pencapaian Adeeva. Dalam sebuah pesan singkat yang terpampang di media sosial sekolah, mereka menuliskan, “Barakallahu fiik,” sebuah doa agar keberkahan senantiasa menyertai Adeeva. Prestasi ini sejalan dengan visi SDIT Ihsanul Fikri, yakni mencetak generasi unggul yang berkarakter Al-Qur’an, tidak hanya cerdas secara akademis tetapi juga memiliki pondasi spiritual yang kuat.

Kisah Adeeva ini diharapkan bisa menjadi inspirasi bagi seluruh siswa SDIT Ihsanul Fikri dan anak-anak di Indonesia. Ia membuktikan bahwa dengan niat yang tulus, dukungan penuh dari keluarga dan sekolah, serta ketekunan, tidak ada yang tidak mungkin. Semoga semangat Adeeva dalam menghafal Al-Qur’an akan terus menyala dan menginspirasi teman-temannya untuk mengikuti jejak langkahnya.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai program pendidikan dan kegiatan di SDIT Ihsanul Fikri, serta pendaftaran siswa baru tahun ajaran 2026/2027, dapat menghubungi narahubung SPMB, Titah Ayomi, di nomor 082299211997.

Juara

Ibrahim Rafif Al Fatih – Siswa SDIT Ihsanul Fikri – Raih Juara 2 – Festival Tunas Bahasa Ibu – Tingkat Kota Magelang

Magelang, 11 September 2025 dilaksanakannya lomba FTBI antar — Bakat dan kemampuan berbahasa daerah kembali menunjukkan prestasinya. Dalam gelaran Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Kota Magelang 2025, salah satu siswa terbaik dari SDIT Ihsanul Fikri Kota Magelang, Ibrahim Rafif Al Fatih, berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan meraih Juara 2 pada cabang Sesorah Putra.

Prestasi ini menjadi bukti nyata komitmen SDIT Ihsanul Fikri dalam mendidik siswa yang tidak hanya unggul secara akademik dan berkarakter Islami, tetapi juga peduli dan mampu melestarikan budaya lokal, khususnya bahasa Jawa. Cabang Sesorah, atau pidato dalam bahasa Jawa, menuntut kemampuan olah vokal, penguasaan materi, serta ekspresi yang memukau. Dengan pencapaian ini, Ibrahim membuktikan dirinya mampu bersaing dan menguasai seni berbahasa di hadapan dewan juri.

Lomba yang diselenggarakan pada 11 September 2025 ini merupakan ajang tahunan yang bertujuan untuk menumbuhkan kecintaan generasi muda terhadap bahasa daerah, khususnya di kalangan pelajar. Keberhasilan Ibrahim diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi siswa-siswi lainnya untuk lebih giat lagi dalam mempelajari dan melestarikan kekayaan budaya Indonesia.

Pihak sekolah, melalui narahubung Ustadzah Titah, menyampaikan rasa bangga atas prestasi yang diraih oleh Ibrahim. “Prestasi ini adalah hasil dari kerja keras Ibrahim, dukungan orang tua, dan bimbingan para guru. Kami berharap, ini menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus berprestasi di berbagai bidang, baik akademik maupun non-akademik,” ujarnya.

Keberhasilan Ibrahim Rafif Al Fatih di Festival Tunas Bahasa Ibu 2025 menambah daftar panjang prestasi yang telah diraih oleh siswa-siswi SDIT Ihsanul Fikri, menegaskan visi sekolah sebagai lembaga pendidikan yang mencetak generasi unggul berkarakter Al-Qur’an dan berbudaya.

Juara

SDIT Ihsanul Fikri – Raih Juara 1 – dalam Festival Tunas Bahasa Ibu – Kota Magelang 2025

MAGELANG – Wildan Abid Danish Z., seorang siswa berprestasi dari SDIT Ihsanul Fikri Kota Magelang, berhasil menorehkan prestasi gemilang dalam Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) Kota Magelang 2025. Dalam kompetisi yang diselenggarakan untuk melestarikan bahasa dan budaya daerah ini, Wildan sukses meraih Juara 1 pada Cabang Macapat Putra.

Macapat, seni tembang atau puisi tradisional Jawa, menjadi salah satu kategori yang paling menantang dalam festival ini. Keberhasilan Wildan menunjukkan dedikasi dan bakatnya yang luar biasa dalam mendalami kekayaan budaya nusantara. Prestasinya ini tak hanya membanggakan dirinya dan keluarga, tetapi juga mengharumkan nama sekolah, SDIT Ihsanul Fikri, yang dikenal sebagai “Sekolah Unggul Berkarakter Al Qur’an”.

Pencapaian Wildan diharapkan dapat menginspirasi siswa-siswa lain untuk lebih mencintai dan melestarikan budaya bangsa, khususnya bahasa ibu. Hal ini sejalan dengan visi festival yang bertujuan menumbuhkan kembali minat generasi muda terhadap warisan budaya nenek moyang.

Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) 2025 kembali digelar. Setelah sukses pada Kamis, 11 September 2025 di Tingkat Kecamatan Magelang Utara, kemarin 18 September 2025 Wildan Abid Danish Zufantri berhasil menjadi juara 1 cabang nembang macapat Tingkat kota Magelang yang bertempat di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Magelang. Sedangkan Tingkat Provinsi Jawa Tengah akan diselenggarakan di Surakarta (Solo) pada tanggal 14—16 Oktober 2025. Selamat untuk Abid atas prestasinya.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai kegiatan dan prestasi sekolah, masyarakat dapat menghubungi pihak sekolah melalui narahubung Ustadzah Titah di nomor 082299211997 atau mengunjungi media sosial resmi sekolah.

Juara

SDIT Ihsanul Fikri – Kembali Meraih Prestasi FTBI – Cabang Aksara Jawa

Shafwan Ayyash Al Fatih, Juara Lomba Menulis pada Festival Tunas Bahasa Ibu 2025

Magelang, Jawa Tengah — Semangat melestarikan bahasa ibu terus menyala di Magelang. Hal ini dibuktikan dengan suksesnya gelaran Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) 2025 yang diselenggarakan di Magelang Utara. Festival ini menjadi wadah bagi para pelajar untuk mengasah kemampuan mereka dalam berbagai cabang lomba, salah satunya adalah menulis.

Salah satu peserta yang berhasil menorehkan prestasi gemilang adalah Shafwan Ayyash Al Fatih, siswa dari SDIT Ihsanul Fikri Kota Magelang. Dalam lomba Cabang Menulis Aksara Jawa Putra, Shafwan menunjukkan bakatnya yang luar biasa dan berhasil meraih Juara 3. Prestasinya ini tidak hanya membanggakan sekolah, tetapi juga menjadi bukti bahwa generasi muda masih peduli dan mampu melestarikan kekayaan budaya Indonesia.

SDIT Ihsanul Fikri dikenal sebagai sekolah yang unggul dan berkarakter Al-Qur’an. Sekolah ini tidak hanya fokus pada pendidikan agama, tetapi juga pada pengembangan bakat dan minat siswa, termasuk dalam bidang seni dan budaya. Kemenangan Shafwan Ayyash Al Fatih ini adalah cerminan dari komitmen sekolah dalam mencetak generasi penerus yang berprestasi dan berbudaya.

Kabar gembira ini tersebar luas melalui media sosial dan pengumuman resmi sekolah. Masyarakat Magelang menyambut positif acara ini, berharap FTBI dapat terus diadakan setiap tahun untuk menumbuhkan cinta terhadap bahasa dan budaya Indonesia sejak dini.

Bagi Anda yang ingin mengetahui lebih lanjut tentang acara ini atau kegiatan di SDIT Ihsanul Fikri, bisa menghubungi narahubung Ustadzah Titah di nomor 082299211997. Mari terus dukung dan lestarikan kekayaan budaya kita!