Berita

Petualangan Belajar – SDIT Unggulan Kota Magelang – di Alam Terbuka: Relaksasi dan Edukasi – Kelas 1 Pasca ASTS – Di TKL Ecopark


MAGELANG—Senyum ceria dan tawa lepas mewarnai wajah puluhan siswa kelas 1 [SDIT Ihsanul Fikri] pada hari Senin, 6 Oktober 2025. Setelah melewati masa-masa menegangkan Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS), para siswa ini diajak berpetualang dalam kegiatan kunjungan edukatif yang berkesan di Taman Kyai Langgeng Ecopark (TKL Ecopark), Magelang. Kegiatan ini dirancang sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras mereka sekaligus sarana pembelajaran langsung di luar kelas.

ASTS, atau yang dikenal juga dengan Penilaian Tengah Semester (PTS), merupakan evaluasi penting untuk mengukur pemahaman materi selama setengah semester. Menyelesaikan asesmen tersebut tentu memerlukan konsentrasi penuh. Oleh karena itu, kegiatan rekreasi edukatif ini menjadi agenda yang sangat dinanti untuk menyegarkan pikiran dan mengembalikan semangat belajar.

Memadukan Rekreasi dan Edukasi di TKL Ecopark
TKL Ecopark, yang dikenal sebagai salah satu objek wisata alam dan edukasi di Kota Magelang, menawarkan kombinasi sempurna antara hiburan dan pembelajaran. Tempat konservasi tanaman langka yang luasnya mencapai 27,5 hektar ini menjadi laboratorium alam yang ideal bagi siswa usia dini.

“Kami ingin anak-anak belajar bahwa ilmu pengetahuan tidak hanya ada di dalam buku. Alam adalah guru terbaik,” ujar [Usth Retno/Wali Kelas 1A. “Setelah fokus dengan angka dan huruf di ruang ujian, mereka kini bisa langsung menyentuh daun, melihat berbagai jenis satwa, dan belajar tentang lingkungan secara nyata.”

Poin-Poin Pembelajaran yang Seru:
Mengenal Flora dan Fauna: Para siswa diajak berkeliling di area taman konservasi untuk mengamati berbagai jenis tanaman langka. Mereka juga mengunjungi Taman Satwa & Reptil untuk belajar mengenal beragam hewan seperti buaya, burung, dan owa. Aktivitas ini sangat relevan dengan materi pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) Kurikulum Merdeka.

Petualangan di Rumah Kelinci (Omah Terwelu): Salah satu spot favorit anak-anak adalah Omah Terwelu. Di sini, mereka tidak hanya bermain, tetapi juga belajar cara berinteraksi dan merawat hewan kecil dengan penuh kasih sayang, menumbuhkan rasa empati dan tanggung jawab.

Transportasi dan Tata Tertib: Kunjungan ke area Taman Lalu Lintas memberikan edukasi awal tentang rambu-rambu dan pentingnya kedisiplinan di jalan. Sementara itu, naik Mobil Keliling dan Kereta Mini menjadi momen yang menyenangkan untuk mengenal jenis-jenis transportasi umum.

Senyum Legah Pasca Ujian
Kunjungan ini bukan semata-mata belajar. Wahana permainan seperti Kolam Renang/Water Park, Komidi Putar, dan arena bermain umum lainnya menjadi tempat pelepasan energi dan rasa lelah setelah ASTS. Keceriaan anak-anak terlihat jelas saat mereka berbasah-basahan di waterpark atau tertawa riang saat naik wahana.

“Seru sekali! Setelah mengerjakan banyak soal, aku senang bisa lihat kelinci dan naik kereta,” kata [Nama Siswa], salah satu siswi kelas 1, dengan mata berbinar.

Kegiatan ini sekaligus mempererat rasa kebersamaan (kebersamaan) di antara teman-teman sekelas dan guru pendamping. Mereka belajar bekerja sama, berbagi bekal, dan saling membantu dalam suasana santai dan gembira.

Komitmen Sekolah terhadap Pendidikan Holistik
Kunjungan edukatif ke TKL Ecopark ini menegaskan komitmen [Nama Sekolah] untuk menerapkan Pendidikan Holistik, yang tidak hanya berfokus pada hasil akademik (nilai ASTS) tetapi juga pada perkembangan karakter, fisik, dan sosial emosional siswa.

Harapannya, melalui kegiatan outing class semacam ini, para siswa kelas 1 akan kembali ke bangku sekolah dengan semangat baru, pemahaman materi yang lebih kontekstual, dan memori indah tentang pentingnya menjaga alam.

Kunjungan berakhir pada sore hari, meninggalkan cerita dan pengalaman berharga yang akan menjadi bekal tak terlupakan dalam perjalanan belajar mereka. TKL Ecopark terbukti menjadi destinasi yang tepat untuk menutup periode ASTS dengan fun dan mendidik.

Uncategorized

Memperkuat Fondasi Spiritual dan Kompetensi Mengajar: Mukhyam Qur’an – Khusus Guru SD IT Ihsanul Fikri

Magelang, 30 September 2025 — Dalam upaya berkelanjutan meningkatkan kualitas pendidikan karakter dan spiritual di lingkungan sekolah, SD IT Ihsanul Fikri menggelar kegiatan Mukhyam Qur’an khusus bagi seluruh tenaga pendidik dan kependidikan. Acara ini bukan sekadar rutinitas, tetapi merupakan sesi intensif untuk memperdalam pemahaman dan penghayatan Al-Qur’an, sekaligus menjadi momentum penyegaran ruhani para pengajar sebelum memulai periode pembelajaran baru.

Kembali ke Sumber Utama: “Siap Tenang dan Siap Diam”

Mukhyam Qur’an yang mengambil tempat di masjid sekolah ini diwarnai suasana khidmat. Seluruh guru dan ustadz/ustadzah berkumpul, duduk melingkar dengan mushaf di tangan. Tema utama yang diangkat, yang juga terpampang jelas pada spanduk, adalah “MASUK MASJID Berarti SIAP TENANG DAN SIAP DIAM”. Pesan ini tidak hanya ditujukan untuk siswa, melainkan menjadi penekanan penting bagi para guru sebagai teladan utama.

“Jika guru sebagai qudwah hasanah (teladan yang baik) sudah mampu menginternalisasi ketenangan dan kediaman di masjid, maka energi positif ini akan memancar ke dalam kelas dan membentuk karakter siswa,” ujar Bapak/Ibu [Nama Kepala Sekolah atau Ketua Yayasan] dalam sambutan pembuka.

Intensif Memperbaiki Bacaan dan Tadabbur

Kegiatan ini berfokus pada tiga aspek utama: Tahsin (memperbaiki kualitas bacaan), Tahfizh (menghafal bagi yang memiliki target), dan Tadabbur (merenungkan dan memahami makna ayat). Para ustadz yang memimpin sesi terlihat memberikan bimbingan personal (talaqqi) kepada guru-guru untuk memastikan setiap huruf dan hukum tajwid terbaca dengan benar.

Sesi tadabbur menjadi momen yang paling berkesan. Para guru diajak menggali nilai-nilai pendidikan dari surah-surah pilihan yang relevan dengan tugas mereka sebagai pendidik. Diskusi-diskusi aktif tentang bagaimana mengaplikasikan nilai-nilai Qur’ani, seperti sabar, keikhlasan, dan kasih sayang, dalam interaksi harian dengan siswa dan rekan kerja, mewarnai sesi ini.

Guru Hebat, Generasi Qur’ani Terwujud

Kepala Sekolah SD IT Ihsanul Fikri, Bapak/Ibu [Nama Kepala Sekolah], menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah investasi jangka panjang. “Kualitas pendidikan Islam sangat bergantung pada kualitas spiritual gurunya. Kami percaya, guru yang hatinya selalu terpaut pada Al-Qur’an akan mampu menumbuhkan benih-benih kebaikan di hati siswa,” jelas beliau.

Dengan adanya Mukhyam Qur’an ini, diharapkan para guru SD IT Ihsanul Fikri tidak hanya kembali dengan semangat mengajar yang baru, tetapi juga dengan pemahaman Al-Qur’an yang lebih dalam, siap menjadi murabbi (pendidik) sejati yang berlandaskan nilai-nilai Illahi. Kegiatan ini menegaskan komitmen sekolah untuk mencetak Guru Qur’ani, yang pada akhirnya akan melahirkan Generasi Qur’ani yang cerdas dan berakhlak mulia.

Uncategorized

Pesona dan Keindahan Batik Nusantara – Batik: Warisan Budaya dan Seni Indonesia – Yuuk Pakai Batik🎇

Batik merupakan warisan budaya dunia takbenda yang berasal dari Indonesia dan diakui oleh UNESCO sejak 2 Oktober 2009. Penetapan Hari Batik Nasional bertujuan meningkatkan kesadaran dan kebanggaan terhadap batik, mendorong perlindungan dan pengembangan tradisi batik agar terus lestari di masa mendatang. Bangga mengenakan dan melestarikan batik sebagai bentuk cinta dan apresiasi terhadap kebudayaan Indonesia. Yuuk pakai batik.

Mari Bergabung Bersama Keluarga Besar Ihsanul Fikri Dalam SPMB 2026/2027

🎇🎇🎇
Narahubung
Titah Ayomi 082299211997

Gali Potensi
Raih Prestasi
Bersama Ihsanul Fikri
https://www.instagram.com/p/DPSWpC1k3N-/?igsh=MWFsOWdrN3NueHU4ZQ==

Uncategorized

SDIT Ihsanul Fikri – Gelar Kerjasama Membersihkan Gudang – Menuju Sekolah Swasta Terbaik – Bersih – Nyaman

“Bersama kita kuat, bersama kita hebat. Guru-guru SDIT Ihsanul Fikri bergandeng tangan menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan sekolah tercinta.” 💪✨

🧹 “Kerja bakti bukan sekadar membersihkan, tapi juga menanamkan keteladanan. Dari guru untuk murid, dari hati untuk lingkungan. 🍃

🤲 “Lingkungan bersih, hati pun bening. Alhamdulillah, guru-guru SDIT Ihsan Fikri kompak dalam kerja bakti demi sekolah yang nyaman dan penuh keberkahan.BersihItuSehat

ikhwanbersatupadu

Uncategorized

SDIT Ihsanul Fikri Siap Gelar Supervisi Rutin Metode Ummi, Jamin Kualitas Pembelajaran Al-Qur’anKota Magelang – Dalam upaya menjaga dan meningkatkan kualitas pembelajaran Al-Qur’an,

SDIT Ihsanul Fikri Kota Magelang melaksanakan kegiatan Supervisi Metode Ummi pada hari, 12-13 September 2025. Kegiatan Semester ini merupakan bagian integral dari komitmen sekolah untuk mencetak generasi yang unggul dalam karakter dan mahir dalam membaca Al-Qur’an secara tartil (benar dan indah).

Supervisi Metode Ummi, yang dikenal dengan pendekatannya yang lugas, mudah, dan menyenangkan, bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh guru Al-Qur’an di SDIT Ihsanul Fikri mengajar sesuai dengan standar mutu yang ditetapkan oleh Ummi Foundation.

Menjaga Standar Mutu dan Kualitas Bacaan
Kepala SDIT Ihsanul Fikri menyampaikan bahwa supervisi ini sangat penting, bukan hanya sebagai evaluasi, tetapi juga sebagai sarana peningkatan kompetensi guru.

“Metode Ummi memiliki 10 Pilar Sistem Mutu yang harus dijaga. Dalam supervisi nanti, tim penguji dari Ummi Foundation akan melihat secara langsung proses belajar mengajar di kelas, mulai dari kesiapan guru, ketepatan penerapan tahapan (klasikal, individual, private), hingga kemampuan siswa membaca Al-Qur’an dengan tartil dan penguasaan tajwid dasar,” jelasnya.

Fokus utama supervisi akan meliputi:

Kesesuaian Metodologi: Memastikan guru menerapkan tahapan, nada, dan peragaan yang menjadi ciri khas Metode Ummi.

Kualitas Bacaan Siswa: Menguji kemampuan siswa dalam membaca jilid dan Al-Qur’an secara lancar dan benar.

Penguasaan Materi Guru: Melakukan tashih (koreksi) dan tahsin (perbaikan) bacaan para guru pengampu Al-Qur’an.

Komitmen SDIT Ihsanul Fikri sebagai Sekolah Unggul Al-Qur’an
SDIT Ihsanul Fikri telah lama dikenal sebagai sekolah yang fokus pada pembentukan karakter Al-Qur’an. Penerapan Metode Ummi diyakini menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam membimbing siswa menguasai Al-Qur’an sejak usia dini.

Dengan adanya supervisi rutin ini, diharapkan SDIT Ihsanul Fikri dapat terus menghasilkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan kemampuan membaca Al-Qur’an yang berkualitas tinggi, sejalan dengan visi sekolah sebagai “Sekolah Unggul Berkarakter Al Qur’an”.

Persiapan telah dilakukan secara matang, baik dari sisi guru maupun siswa, untuk menyambut kegiatan supervisi pada 23 September 2025 mendatang, demi memastikan bahwa proses pembelajaran Al-Qur’an di sekolah ini berada di level terbaik.

Uncategorized

Memperkuat Mutu Pendidikan Al-Qur’an – Guru SDIT Ihsanul Fikri – Ikuti Mukhoyyam Quran -Metode Ummi

Kota Magelang – Komitmen SDIT Ihsanul Fikri Kota Magelang sebagai “Sekolah Unggul Berkarakter Al Qur’an” dibuktikan kembali melalui pelaksanaan Mukhoyyam Quran Guru Ummi yang diselenggarakan pada Senin, 29 September 2025. Kegiatan intensif ini diikuti oleh seluruh staf pengajar Al-Qur’an (Asatidz dan Ustadzah) yang mengampu pembelajaran menggunakan Metode Ummi.

Mukhoyyam Quran, yang berarti karantina atau pelatihan intensif Al-Qur’an, bertujuan untuk menjaga dan meningkatkan standar kualitas bacaan (tahsin) dan kompetensi mengajar (tahfidz dan metodologi) para guru. Hal ini sejalan dengan salah satu pilar mutu Metode Ummi, yaitu pentingnya kualitas guru sebagai ujung tombak keberhasilan siswa.

Fokus Utama: Peningkatan Kualitas Bacaan dan Hafalan
Dalam kegiatan yang berlangsung seharian penuh ini, para guru fokus pada beberapa agenda inti:

Tahsin Intensif: Setiap guru diuji dan diperbaiki bacaan Al-Qur’annya oleh tim penguji dari koordinator Ummi. Sesi ini memastikan bahwa bacaan guru benar-benar tartil dan sesuai dengan kaidah tajwid, sehingga dapat menjadi teladan terbaik bagi para siswa.

Muroja’ah dan Setoran Hafalan (Tahfidz): Guru-guru memanfaatkan momen ini untuk menguatkan dan menambah hafalan Al-Qur’an mereka. Peningkatan kualitas hafalan guru diharapkan dapat memotivasi dan mempermudah proses pembinaan tahfidz kepada siswa.

Evaluasi Metodologi: Dibahas pula evaluasi dan refreshment mengenai implementasi Metode Ummi di kelas, terutama pasca kegiatan Supervisi Rutin yang telah dilaksanakan sebelumnya. Hal ini mencakup teknik pengajaran yang menyenangkan, penggunaan alat peraga, serta penanganan kendala belajar siswa.

Komitmen Mutu Berkelanjutan
Kepala Sekolah SDIT Ihsanul Fikri menyampaikan bahwa Mukhoyyam Quran adalah agenda wajib yang tidak bisa ditawar.

“Kami menyadari, kualitas lulusan Al-Qur’an kami sangat bergantung pada kualitas guru-gurunya. Tanggal 29 September 2025 ini menjadi penegasan bahwa SDIT Ihsanul Fikri tidak pernah berhenti berinvestasi pada peningkatan mutu pendidik. Dengan guru yang tartil dan hafalannya kuat, kita akan lebih percaya diri dalam membimbing anak-anak menjadi generasi Qur’ani yang berkarakter,” tegasnya.

Diharapkan, hasil dari Mukhoyyam Quran ini segera diaplikasikan di ruang-ruang kelas, menciptakan suasana belajar Al-Qur’an yang semakin efektif dan inspiratif bagi seluruh siswa SDIT Ihsanul Fikri.

Uncategorized

SDIT Ihsanul Fikri – Sukses Gelar Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) – untuk Siswa Kelas 5 -Kota Magelang

SDIT Ihsanul Fikri Kota Magelang telah sukses menyelenggarakan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) untuk siswa kelas 5. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari pelaksanaan ANBK Tahap I jenjang Sekolah Dasar (SD) yang secara nasional berlangsung pada 22 hingga 25 September 2025.

Secara spesifik, tanggal 24 September 2025 merupakan hari kedua pelaksanaan asesmen ini bagi siswa-siswi SDIT Ihsanul Fikri. ANBK bukanlah ujian yang menentukan kelulusan siswa, melainkan evaluasi pemetaan mutu sistem pendidikan di sekolah.

Fokus Utama ANBK: Literasi, Numerasi, dan Survei Karakter
Siswa kelas 5 yang terpilih secara acak (sampel) mengikuti tiga instrumen utama dalam ANBK, yaitu:

Asesmen Kompetensi Minimum (AKM): Mengukur kemampuan Literasi Membaca dan Numerasi siswa. Pada hari kedua (24 September), fokus asesmen biasanya adalah pada mata uji Numerasi dan Survei Karakter.

Survei Karakter: Mengukur sikap, nilai, dan kebiasaan yang mencerminkan profil pelajar Pancasila.

Survei Lingkungan Belajar (Sulingjar): Mengukur kualitas pembelajaran dan iklim sekolah yang menunjang proses belajar.

Kepala Sekolah SDIT Ihsanul Fikri, didampingi pengawas ruangan, memastikan seluruh proses ANBK berjalan lancar, tertib, dan tanpa kendala teknis berarti.

“Alhamdulillah, para siswa kelas 5 telah melaksanakan ANBK dengan penuh semangat dan kedisiplinan. Ini adalah momen penting bagi sekolah untuk mendapatkan data akurat mengenai kompetensi dasar dan karakter siswa. Hasilnya akan menjadi acuan perbaikan pembelajaran di tahun mendatang, terutama dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa,” ujar Kepala Sekolah.

Persiapan Matang dan Dukungan Penuh
Kesuksesan pelaksanaan ANBK ini merupakan hasil dari persiapan matang yang dilakukan sekolah, mulai dari sinkronisasi sistem, gladi bersih, hingga pembekalan mental kepada siswa. Siswa juga telah dibiasakan dengan berbagai model soal yang menguji nalar dan logika, bukan hanya hafalan, sehingga dapat menghadapi asesmen dengan tenang.

Diharapkan, hasil ANBK ini akan semakin memperkuat upaya SDIT Ihsanul Fikri dalam mewujudkan visi sebagai sekolah unggulan yang tidak hanya mengedepankan karakter Al-Qur’an, tetapi juga memiliki kualitas akademik yang tinggi, terutama dalam kemampuan literasi dan numerasi.