Uncategorized

SDIT Ihsanul Fikri – Gelar Kerjasama Membersihkan Gudang – Menuju Sekolah Swasta Terbaik – Bersih – Nyaman

“Bersama kita kuat, bersama kita hebat. Guru-guru SDIT Ihsanul Fikri bergandeng tangan menjaga kebersihan dan kenyamanan lingkungan sekolah tercinta.” 💪✨

🧹 “Kerja bakti bukan sekadar membersihkan, tapi juga menanamkan keteladanan. Dari guru untuk murid, dari hati untuk lingkungan. 🍃

🤲 “Lingkungan bersih, hati pun bening. Alhamdulillah, guru-guru SDIT Ihsan Fikri kompak dalam kerja bakti demi sekolah yang nyaman dan penuh keberkahan.BersihItuSehat

ikhwanbersatupadu

Uncategorized

SDIT Ihsanul Fikri Siap Gelar Supervisi Rutin Metode Ummi, Jamin Kualitas Pembelajaran Al-Qur’anKota Magelang – Dalam upaya menjaga dan meningkatkan kualitas pembelajaran Al-Qur’an,

SDIT Ihsanul Fikri Kota Magelang melaksanakan kegiatan Supervisi Metode Ummi pada hari, 12-13 September 2025. Kegiatan Semester ini merupakan bagian integral dari komitmen sekolah untuk mencetak generasi yang unggul dalam karakter dan mahir dalam membaca Al-Qur’an secara tartil (benar dan indah).

Supervisi Metode Ummi, yang dikenal dengan pendekatannya yang lugas, mudah, dan menyenangkan, bertujuan untuk memastikan bahwa seluruh guru Al-Qur’an di SDIT Ihsanul Fikri mengajar sesuai dengan standar mutu yang ditetapkan oleh Ummi Foundation.

Menjaga Standar Mutu dan Kualitas Bacaan
Kepala SDIT Ihsanul Fikri menyampaikan bahwa supervisi ini sangat penting, bukan hanya sebagai evaluasi, tetapi juga sebagai sarana peningkatan kompetensi guru.

“Metode Ummi memiliki 10 Pilar Sistem Mutu yang harus dijaga. Dalam supervisi nanti, tim penguji dari Ummi Foundation akan melihat secara langsung proses belajar mengajar di kelas, mulai dari kesiapan guru, ketepatan penerapan tahapan (klasikal, individual, private), hingga kemampuan siswa membaca Al-Qur’an dengan tartil dan penguasaan tajwid dasar,” jelasnya.

Fokus utama supervisi akan meliputi:

Kesesuaian Metodologi: Memastikan guru menerapkan tahapan, nada, dan peragaan yang menjadi ciri khas Metode Ummi.

Kualitas Bacaan Siswa: Menguji kemampuan siswa dalam membaca jilid dan Al-Qur’an secara lancar dan benar.

Penguasaan Materi Guru: Melakukan tashih (koreksi) dan tahsin (perbaikan) bacaan para guru pengampu Al-Qur’an.

Komitmen SDIT Ihsanul Fikri sebagai Sekolah Unggul Al-Qur’an
SDIT Ihsanul Fikri telah lama dikenal sebagai sekolah yang fokus pada pembentukan karakter Al-Qur’an. Penerapan Metode Ummi diyakini menjadi salah satu kunci keberhasilan dalam membimbing siswa menguasai Al-Qur’an sejak usia dini.

Dengan adanya supervisi rutin ini, diharapkan SDIT Ihsanul Fikri dapat terus menghasilkan lulusan yang tidak hanya cerdas secara akademik, tetapi juga memiliki akhlak mulia dan kemampuan membaca Al-Qur’an yang berkualitas tinggi, sejalan dengan visi sekolah sebagai “Sekolah Unggul Berkarakter Al Qur’an”.

Persiapan telah dilakukan secara matang, baik dari sisi guru maupun siswa, untuk menyambut kegiatan supervisi pada 23 September 2025 mendatang, demi memastikan bahwa proses pembelajaran Al-Qur’an di sekolah ini berada di level terbaik.

Uncategorized

Memperkuat Mutu Pendidikan Al-Qur’an – Guru SDIT Ihsanul Fikri – Ikuti Mukhoyyam Quran -Metode Ummi

Kota Magelang – Komitmen SDIT Ihsanul Fikri Kota Magelang sebagai “Sekolah Unggul Berkarakter Al Qur’an” dibuktikan kembali melalui pelaksanaan Mukhoyyam Quran Guru Ummi yang diselenggarakan pada Senin, 29 September 2025. Kegiatan intensif ini diikuti oleh seluruh staf pengajar Al-Qur’an (Asatidz dan Ustadzah) yang mengampu pembelajaran menggunakan Metode Ummi.

Mukhoyyam Quran, yang berarti karantina atau pelatihan intensif Al-Qur’an, bertujuan untuk menjaga dan meningkatkan standar kualitas bacaan (tahsin) dan kompetensi mengajar (tahfidz dan metodologi) para guru. Hal ini sejalan dengan salah satu pilar mutu Metode Ummi, yaitu pentingnya kualitas guru sebagai ujung tombak keberhasilan siswa.

Fokus Utama: Peningkatan Kualitas Bacaan dan Hafalan
Dalam kegiatan yang berlangsung seharian penuh ini, para guru fokus pada beberapa agenda inti:

Tahsin Intensif: Setiap guru diuji dan diperbaiki bacaan Al-Qur’annya oleh tim penguji dari koordinator Ummi. Sesi ini memastikan bahwa bacaan guru benar-benar tartil dan sesuai dengan kaidah tajwid, sehingga dapat menjadi teladan terbaik bagi para siswa.

Muroja’ah dan Setoran Hafalan (Tahfidz): Guru-guru memanfaatkan momen ini untuk menguatkan dan menambah hafalan Al-Qur’an mereka. Peningkatan kualitas hafalan guru diharapkan dapat memotivasi dan mempermudah proses pembinaan tahfidz kepada siswa.

Evaluasi Metodologi: Dibahas pula evaluasi dan refreshment mengenai implementasi Metode Ummi di kelas, terutama pasca kegiatan Supervisi Rutin yang telah dilaksanakan sebelumnya. Hal ini mencakup teknik pengajaran yang menyenangkan, penggunaan alat peraga, serta penanganan kendala belajar siswa.

Komitmen Mutu Berkelanjutan
Kepala Sekolah SDIT Ihsanul Fikri menyampaikan bahwa Mukhoyyam Quran adalah agenda wajib yang tidak bisa ditawar.

“Kami menyadari, kualitas lulusan Al-Qur’an kami sangat bergantung pada kualitas guru-gurunya. Tanggal 29 September 2025 ini menjadi penegasan bahwa SDIT Ihsanul Fikri tidak pernah berhenti berinvestasi pada peningkatan mutu pendidik. Dengan guru yang tartil dan hafalannya kuat, kita akan lebih percaya diri dalam membimbing anak-anak menjadi generasi Qur’ani yang berkarakter,” tegasnya.

Diharapkan, hasil dari Mukhoyyam Quran ini segera diaplikasikan di ruang-ruang kelas, menciptakan suasana belajar Al-Qur’an yang semakin efektif dan inspiratif bagi seluruh siswa SDIT Ihsanul Fikri.

Uncategorized

SDIT Ihsanul Fikri – Sukses Gelar Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) – untuk Siswa Kelas 5 -Kota Magelang

SDIT Ihsanul Fikri Kota Magelang telah sukses menyelenggarakan Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) untuk siswa kelas 5. Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bagian dari pelaksanaan ANBK Tahap I jenjang Sekolah Dasar (SD) yang secara nasional berlangsung pada 22 hingga 25 September 2025.

Secara spesifik, tanggal 24 September 2025 merupakan hari kedua pelaksanaan asesmen ini bagi siswa-siswi SDIT Ihsanul Fikri. ANBK bukanlah ujian yang menentukan kelulusan siswa, melainkan evaluasi pemetaan mutu sistem pendidikan di sekolah.

Fokus Utama ANBK: Literasi, Numerasi, dan Survei Karakter
Siswa kelas 5 yang terpilih secara acak (sampel) mengikuti tiga instrumen utama dalam ANBK, yaitu:

Asesmen Kompetensi Minimum (AKM): Mengukur kemampuan Literasi Membaca dan Numerasi siswa. Pada hari kedua (24 September), fokus asesmen biasanya adalah pada mata uji Numerasi dan Survei Karakter.

Survei Karakter: Mengukur sikap, nilai, dan kebiasaan yang mencerminkan profil pelajar Pancasila.

Survei Lingkungan Belajar (Sulingjar): Mengukur kualitas pembelajaran dan iklim sekolah yang menunjang proses belajar.

Kepala Sekolah SDIT Ihsanul Fikri, didampingi pengawas ruangan, memastikan seluruh proses ANBK berjalan lancar, tertib, dan tanpa kendala teknis berarti.

“Alhamdulillah, para siswa kelas 5 telah melaksanakan ANBK dengan penuh semangat dan kedisiplinan. Ini adalah momen penting bagi sekolah untuk mendapatkan data akurat mengenai kompetensi dasar dan karakter siswa. Hasilnya akan menjadi acuan perbaikan pembelajaran di tahun mendatang, terutama dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa,” ujar Kepala Sekolah.

Persiapan Matang dan Dukungan Penuh
Kesuksesan pelaksanaan ANBK ini merupakan hasil dari persiapan matang yang dilakukan sekolah, mulai dari sinkronisasi sistem, gladi bersih, hingga pembekalan mental kepada siswa. Siswa juga telah dibiasakan dengan berbagai model soal yang menguji nalar dan logika, bukan hanya hafalan, sehingga dapat menghadapi asesmen dengan tenang.

Diharapkan, hasil ANBK ini akan semakin memperkuat upaya SDIT Ihsanul Fikri dalam mewujudkan visi sebagai sekolah unggulan yang tidak hanya mengedepankan karakter Al-Qur’an, tetapi juga memiliki kualitas akademik yang tinggi, terutama dalam kemampuan literasi dan numerasi.

Uncategorized
  • AnalisisKueri berhasil
  • Google SearchKueri berhasil

Coba lagi tanpa aplikasi

Tentu, ini draf artikel berita mengenai prestasi siswa tersebut.


Konsistensi Prestasi: Queensha Trista Kaisa Raih Juara 3 Hifdzil Qur’an MAPSI Tingkat Kecamatan

MAGELANG UTARA – SDIT Ihsanul Fikri Kota Magelang kembali menambah daftar panjang prestasinya di ajang kompetisi keagamaan. Kali ini, siswa putri dari sekolah yang unggul dalam karakter Al-Qur’an tersebut, Queensha Trista Kaisa dari kelas 5D, berhasil meraih Juara 3 dalam cabang lomba Hifdzil Qur’an Putri pada kegiatan MAPSI (Mata Pelajaran Agama dan Seni Islami) tingkat Kecamatan Magelang Utara.

Pencapaian Queensha ini membuktikan bahwa budaya menghafal Al-Qur’an (Tahfidz) yang ditekankan oleh sekolah membuahkan hasil yang membanggakan. Meskipun meraih Juara 3, prestasi di cabang Hifdzil Qur’an merupakan indikator penting dari kedalaman spiritual dan ketekunan siswa.

Queensha tampak berseri-seri dalam poster ucapan selamat yang dikeluarkan sekolah, memegang piala di tangannya sebagai simbol dari kerja keras dan dedikasinya dalam menjaga hafalan Al-Qur’an. Kemenangan ini diraih melalui persaingan ketat antar-peserta terbaik dari seluruh sekolah dasar di Kecamatan Magelang Utara.

Pihak SDIT Ihsanul Fikri Kota Magelang menyampaikan rasa syukur dan bangganya. Sekolah tersebut secara konsisten mencetak para juara dalam berbagai cabang lomba MAPSI, memperkuat citranya sebagai “Sekolah Unggul Berkarakter Al Qur’an”.

“Kami bersyukur atas pencapaian ananda Queensha Trista Kaisa. Keberhasilan ini adalah pengakuan atas kerja keras Queensha dan dukungan maksimal dari guru-guru Tahfidz dan orang tua,” tutur perwakilan sekolah. “Semoga prestasi ini menjadi penyemangat bagi Queensha dan seluruh siswa lainnya untuk terus meningkatkan kualitas hafalan dan pemahaman terhadap Al-Qur’an.”

Prestasi ini sekali lagi menegaskan posisi SDIT Ihsanul Fikri sebagai salah satu sekolah terdepan di Kota Magelang dalam pembinaan siswa di bidang agama Islam dan seni Islami.

Uncategorized

Bakat Seni Islami Bersinar: Alesha Hanifa dari SDIT Ihsanul Fikri Raih Juara 1 Kaligrafi MAPSI

MAGELANG UTARA – SDIT Ihsanul Fikri Kota Magelang kembali membuktikan keunggulannya tidak hanya di bidang akademik dan hafalan, tetapi juga dalam seni Islami. Siswi berbakat, Alesha Hanifa dari kelas 4D, berhasil meraih Juara 1 dalam cabang lomba Kaligrafi pada ajang MAPSI (Mata Pelajaran Agama dan Seni Islami) tingkat Kecamatan Magelang Utara.

Prestasi gemilang Alesha ini terekam dalam sebuah poster ucapan selamat yang dirilis sekolah. Dalam foto tersebut, Alesha tampak tersenyum bangga sambil memegang piala kemenangannya, yang diraih dalam kompetisi antar-sekolah dasar di wilayah Magelang Utara.

Lomba Kaligrafi MAPSI menguji kemampuan peserta dalam menulis indah ayat-ayat suci Al-Qur’an dengan kaidah seni rupa Islam yang benar. Keberhasilan Alesha ini menunjukkan adanya bakat seni yang luar biasa serta ketekunan dalam mengasah keterampilan kaligrafi.

Pencapaian ini sejalan dengan visi SDIT Ihsanul Fikri sebagai “Sekolah Unggul Berkarakter Al Qur’an”, yang tidak hanya fokus pada ilmu agama, tetapi juga pengembangan bakat dan kreativitas siswa dalam bingkai nilai-nilai Islam.

“Kami mengucapkan Barakallahu fiik kepada ananda Alesha Hanifa atas prestasi yang membanggakan ini. Kemenangan ini adalah buah dari latihan keras, semangat juang, dan bimbingan dari guru-guru kami,” ujar pihak sekolah. “Semoga prestasi ini menjadi langkah awal bagi Alesha untuk terus berkarya dan membawa nama baik sekolah di kancah yang lebih tinggi.”

Dengan meraih gelar Juara 1 di tingkat kecamatan, Alesha Hanifa berhak melaju mewakili Kecamatan Magelang Utara ke tingkat Lomba MAPSI Kota Magelang. Seluruh keluarga besar SDIT Ihsanul Fikri berharap Alesha dapat kembali menorehkan tinta emas di tingkat kota.


Kontak SDIT Ihsanul Fikri Kota Magelang:

  • Website: sditihsanulfikri.id
  • Instagram/YouTube: SDIT Ihsanul Fikri Kota Magelang

Uncategorized

Prestasi Gemilang! Shafwan Ayyash Al Fatih, Siswa SDIT Ihsanul Fikri Kota Magelang Raih Juara 1 Hifdzil Qur’an MAPSI

MAGELANG UTARA – SDIT Ihsanul Fikri Kota Magelang kembali mengukir prestasi membanggakan. Salah satu siswanya, Shafwan Ayyash Al Fatih dari kelas 6D, berhasil meraih gelar Juara 1 dalam ajang Lomba Hifdzil Qur’an Putra pada kegiatan MAPSI (Mata Pelajaran Agama dan Seni Islami) tingkat Kecamatan Magelang Utara.

Kabar gembira ini diabadikan dalam sebuah poster ucapan selamat yang menunjukkan Shafwan berpose dengan bangga memegang piala kemenangannya. Lomba MAPSI ini merupakan salah satu kompetisi bergengsi yang bertujuan untuk mengasah dan menguji kemampuan serta pemahaman siswa di bidang keagamaan Islam, khususnya dalam cabang hafalan Al-Qur’an.

Keberhasilan Shafwan ini tidak hanya mengharumkan nama sekolah, yang dikenal dengan tagline “Sekolah Unggul Berkarakter Al Qur’an”, tetapi juga menjadi bukti nyata dari komitmen sekolah dalam menanamkan nilai-nilai Qur’ani sejak dini.

“Kami sangat bersyukur dan bangga atas pencapaian ananda Shafwan. Prestasi ini adalah hasil dari ketekunan, disiplin, dan bimbingan guru-guru kami, serta dukungan penuh dari orang tua,” ujar perwakilan dari SDIT Ihsanul Fikri. “Semoga pencapaian ini menjadi motivasi bagi siswa-siswi lain untuk terus berprestasi dan mencintai Al-Qur’an.”

Kemenangan ini secara otomatis membawa Shafwan untuk mewakili Kecamatan Magelang Utara ke tingkat selanjutnya. Diharapkan Shafwan dapat kembali mengukir prestasi di ajang MAPSI tingkat Kota Magelang.

Barakallahu fiik kepada Shafwan Ayyash Al Fatih!

Uncategorized

Rindu Ayu Nuria – Siswi SDIT Ihsanul Fikri – Raih Juara 2 Lomba Tilawah MAPSI

KOTA MAGELANG – Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Ihsanul Fikri kembali mencatatkan prestasi membanggakan melalui salah satu siswinya. Rindu Ayu Nuria H., siswi kelas 4D, berhasil meraih Juara 2 pada Lomba MAPSI (Mata Pelajaran Agama dan Seni Islami) untuk cabang Tilawah di tingkat Kecamatan Magelang Utara.

Pencapaian ini menjadi bukti nyata dari bakat dan kerja keras Rindu dalam mendalami seni melantunkan ayat suci Al-Qur’an. Dengan suaranya yang merdu dan penuh penghayatan, Rindu mampu menunjukkan kemampuannya di hadapan juri dan bersaing dengan peserta lainnya, hingga akhirnya berhasil membawa pulang piala Juara 2.

Keberhasilan Rindu Ayu Nuria disambut dengan suka cita oleh seluruh keluarga besar SDIT Ihsanul Fikri. Prestasi ini juga sejalan dengan moto sekolah, yaitu “Sekolah Unggul Berkarakter Al-Qur’an”, yang menekankan pentingnya pengembangan karakter dan bakat keagamaan bagi setiap siswa.

Pihak sekolah berharap prestasi yang diraih Rindu dapat menjadi inspirasi dan motivasi bagi siswa-siswi lainnya untuk terus mengasah potensi diri dan meraih prestasi di masa depan.

Uncategorized

Pendidikan Karakter Islam: Membangun Generasi Unggul – Berlandaskan Al-Qur’an dan Sunnah


Pendidikan karakter adalah fondasi utama dalam membentuk individu yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga luhur dalam budi pekerti. Dalam konteks Islam, pendidikan karakter tidak hanya berorientasi pada nilai-nilai moral universal, tetapi juga berlandaskan pada ajaran Al-Qur’an dan Sunnah. Tujuan utamanya adalah melahirkan generasi yang memiliki akhlak mulia (akhlakul karimah), atau karakter yang terpuji, yang mencerminkan sifat-sifat Rasulullah SAW.

Prinsip Dasar Pendidikan Karakter Islam
Pendidikan karakter Islam berlandaskan pada beberapa prinsip utama:

Tauhid (Keesaan Allah): Prinsip ini menanamkan kesadaran bahwa setiap tindakan, pikiran, dan perkataan manusia harus semata-mata karena Allah SWT. Pendidikan karakter dimulai dengan menguatkan iman dan ketaqwaan, yang menjadi sumber segala kebaikan.

Akhlakul Karimah: Ini adalah inti dari pendidikan karakter Islam. Akhlak terpuji yang diajarkan mencakup kejujuran (siddiq), amanah (dapat dipercaya), kedermawanan, kesabaran, dan kasih sayang. Tujuan akhirnya adalah mencontoh akhlak Rasulullah SAW, yang merupakan teladan terbaik bagi seluruh umat manusia.

Keseimbangan Dunia dan Akhirat: Pendidikan karakter Islam mengajarkan keseimbangan antara mengejar kesuksesan di dunia dan mempersiapkan diri untuk kehidupan di akhirat. Individu didorong untuk menjadi produktif dan bermanfaat bagi masyarakat, namun tidak melupakan kewajiban ibadah dan tujuan hidup yang lebih besar.

Peran Lembaga Pendidikan dan Keluarga
Lembaga pendidikan seperti SDIT Ihsanul Fikri, yang terlihat dalam foto, memainkan peran krusial dalam menerapkan pendidikan karakter Islam. Sekolah ini, seperti yang tertulis, bertekad menjadi “Sekolah Unggul Berkarakter Al Qur’an.” Hal ini menunjukkan komitmen untuk mengintegrasikan ajaran Al-Qur’an ke dalam kurikulum dan kegiatan sehari-hari.

Namun, peran keluarga tetap menjadi yang paling fundamental. Lingkungan rumah adalah sekolah pertama bagi anak. Orang tua memiliki tanggung jawab besar untuk memberikan teladan yang baik, membiasakan anak-anak dengan ibadah (salat, membaca Al-Qur’an), dan menciptakan suasana yang penuh kasih sayang dan nilai-nilai Islam. Keberhasilan seorang anak dalam mencapai prestasi seperti lulus tasmi’ (hafalan) Juz 29, sebagaimana yang terlihat pada foto, tidak lepas dari kolaborasi antara sekolah dan dukungan penuh dari keluarga.

Tantangan dan Harapan
Menerapkan pendidikan karakter Islam di era modern memiliki tantangannya sendiri, seperti arus informasi yang masif dan godaan dari budaya-budaya yang tidak sejalan dengan nilai-nilai Islam. Namun, dengan komitmen yang kuat dari sekolah, guru, dan terutama orang tua, kita dapat menciptakan generasi yang tidak hanya cerdas dan berprestasi, tetapi juga memiliki karakter kokoh yang berlandaskan iman, taqwa, dan akhlak mulia. Generasi inilah yang akan menjadi pemimpin masa depan yang berintegritas dan membawa manfaat bagi umat dan bangsa.

Uncategorized

SDIT Ihsanul Fikri – Berprestasi di Ajang FTBI – Maju Tingkat Kota Magelang

Siswa-siswa dari SDIT Ihsanul Fikri Kota Magelang sering kali menorehkan prestasi gemilang dalam Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI). Ajang ini merupakan kompetisi yang bertujuan melestarikan dan mengembangkan bahasa daerah, sehingga menjadi wadah bagi siswa untuk menunjukkan bakat dan karakter siswa dalam berbagai cabang lomba, seperti menulis aksara, mendongeng, hingga berpidato.

Lomba ini di Laksanakan pada hari Rabu, 27 Agustus 2025. Lomba ini menuntut penguasaan tata bahasa, ejaan, dan keindahan tulisan aksara Jawa, penguasaan tembang macapat meliputi nada dan penghayatan, dan sering menjadi tantangan yang seru bagi para peserta.

SD Fullday Magelang - SD Islam Magelang  - Sekolah Unggul Magelang - Sekolah Swasta Magelang - Sekolah Berprestasi Magelang - Sekolah Tahfidz Magelang - Sekolah Islam Terdekat
SDIT Ihsanul Fikri – Berprestasi di Ajang FTBI – Maju Tingkat Kota Magelang

Beberapa siswa dari sekolah, termasuk SDIT (Sekolah Dasar Islam Terpadu), berhasil meraih prestasi gemilang dalam cabang ini. Sebagai contoh, seorang siswa dari SDIT Ihsanul Fikri Kota Magelang berhasil meraih juara I dalam cabang lomba Macapat Putra di FTBI tingkat Kecamatan Magelang Utara. Hal ini menunjukkan bahwa banyak sekolah, bahkan sekolah dengan kurikulum agama islam terpadu, tetap berkomitmen untuk melestarikan budaya dan bahasa lokal.