Berita

Kepengurusan Gerakan Pramuka Kota Magelang 2025–2030 Resmi Dilantik

SDIT Ihsanul Fikri Sampaikan Selamat dan Komitmen Bersinergi

Magelang — Gerakan Pramuka Kota Magelang menetapkan susunan pimpinan baru untuk masa bakti 2025–2030 melalui upacara pelantikan yang berlangsung pada agenda resmi Kwarcab. Pangkalan SDIT Ihsanul Fikri turut menyampaikan ucapan selamat serta harapan agar kepengurusan baru ini mampu menghadirkan pembinaan Pramuka yang semakin berkualitas dan inspiratif.

Pada periode ini, susunan pimpinan yang dilantik adalah sebagai berikut:

1. Ketua Mabicab Gerakan Pramuka Kota Magelang

H. Damar Prasetyono

2. Wakil Ketua Mabicab Gerakan Pramuka Kota Magelang

dr. Sri Harso, M.Kes., Sp.S

3. Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Magelang

Hamzah Kholifi, S.Sos., M.Si

Pelantikan ketiga tokoh tersebut menandai babak baru bagi Gerakan Pramuka di Kota Magelang, terutama dalam memperkuat peran pembinaan karakter bagi peserta didik di berbagai pangkalan, termasuk SDIT Ihsanul Fikri. Dengan pengalaman dan kapasitas masing-masing, mereka diharapkan dapat membawa inovasi dan arah kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan generasi muda.

SDIT Ihsanul Fikri menyampaikan ucapan “Selamat & Sukses” disertai doa “Baarakallahu fiikum” atas amanah yang diterima ketiganya. Sekolah juga menegaskan komitmen untuk terus berkolaborasi dalam kegiatan kepramukaan sebagai bagian dari pendidikan karakter siswa.


📌 Sidebar: Profil Singkat Pengurus Pramuka Kota Magelang 2025–2030

H. Damar Prasetyono

Ketua Mabicab Gerakan Pramuka Kota Magelang

  • Tokoh pemerintahan yang memiliki pengalaman panjang dalam pengelolaan kebijakan daerah.
  • Dikenal tegas, komunikatif, serta memiliki kepedulian tinggi terhadap pendidikan karakter generasi muda.
  • Memiliki visi penguatan arah pembinaan Pramuka agar lebih adaptif dan berdampak luas.

dr. Sri Harso, M.Kes., Sp.S

Wakil Ketua Mabicab Gerakan Pramuka Kota Magelang

  • Profesional di bidang kesehatan dengan rekam jejak pengabdian pada pelayanan masyarakat.
  • Membawa perspektif kesehatan dan kesejahteraan dalam mendukung program pembinaan Pramuka.
  • Aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan layanan masyarakat.

Hamzah Kholifi, S.Sos., M.Si

Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Magelang

  • Berpengalaman dalam manajemen organisasi dan pembinaan kepemudaan.
  • Dikenal energik, responsif, dan komunikatif dalam berbagai kegiatan sosial dan pendidikan.
  • Membawa misi memperkuat program kerja Kwarcab agar lebih inovatif, terstruktur, dan relevan dengan kebutuhan anak muda.

Berita

Peringatan Hari Guru Nasional 2025 – SDIT Ihsanul Fikri – Gelar Upacara Khidmat – Dan Penampilan Seni Siswa-Guru

SDIT Ihsanul Fikri Magelang melaksanakan rangkaian kegiatan dalam rangka memperingati Hari Guru Nasional 2025 pada Selasa, 25 November 2025. Peringatan yang berlangsung dengan khidmat dan penuh kehangatan ini menjadi bentuk penghormatan kepada para pendidik yang telah berperan besar dalam membentuk karakter serta masa depan generasi bangsa.

Kegiatan diawali dengan upacara bendera yang digelar di halaman sekolah. Uniknya, seluruh petugas upacara pada kesempatan ini adalah para guru SDIT Ihsanul Fikri, mulai dari pemimpin upacara, petugas pengibar bendera, pembaca teks UUD 1945, hingga pembawa acara. Hal ini menjadi simbol bahwa guru tidak hanya mengajar di dalam kelas, tetapi juga menjadi teladan dalam kedisiplinan, tanggung jawab, dan semangat kebangsaan.

Suasana upacara berlangsung penuh khidmat. Para siswa mengikuti jalannya rangkaian kegiatan dengan tertib, sementara para guru menunjukkan kekompakan dan pengabdian mereka melalui tugas yang dijalankan dengan baik. Dalam amanatnya, pihak sekolah menyampaikan apresiasi mendalam kepada seluruh guru yang selama ini mengabdikan diri dengan tulus dalam mendidik dan membimbing peserta didik.

Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan penampilan seni dari siswa dan guru. Anak-anak dari ekstrakurikuler tari menampilkan tarian yang anggun dan penuh semangat. Gerakan yang rapi serta kostum yang menarik berhasil memukau seluruh warga sekolah. Penampilan tersebut menjadi bukti bahwa siswa SDIT Ihsanul Fikri tidak hanya berkembang dalam akademik, tetapi juga dalam kemampuan seni dan kreativitas.

Tidak kalah menarik, acara juga dimeriahkan dengan penampilan vokal dari Ibu Rida, Ibu Dessy, Ibu Afni, dan Ibu Rossy. Keempat guru tersebut membawakan medley lagu-lagu kebangsaan yang menggugah semangat persatuan dan cinta tanah air. Suara harmonis dan penampilan penuh penghayatan membuat seluruh yang hadir terpukau dan turut larut dalam suasana kebangsaan.

Rangkaian peringatan Hari Guru Nasional tahun ini menjadi momen istimewa yang menguatkan hubungan antara guru, siswa, dan seluruh elemen sekolah. Melalui kegiatan ini, SDIT Ihsanul Fikri berharap semakin tumbuh rasa hormat terhadap guru serta semangat belajar yang lebih tinggi pada diri seluruh siswa.

Dengan tema “Menginspirasi dengan Ilmu, Membimbing dengan Iman”, SDIT Ihsanul Fikri Magelang terus berkomitmen memberikan pendidikan terbaik yang mengedepankan ilmu pengetahuan, akhlak, dan nilai-nilai spiritual. Semoga para guru senantiasa diberikan kekuatan dan keikhlasan dalam menjalankan tugas mulianya.

Berita

Lestarikan Budaya Bangsa: Siswa SDIT Ihsanul Fikri Magelang Beraksi sebagai Dalang Cilik di Hari Wayang Nasional


MAGELANG – Peringatan Hari Wayang Nasional yang jatuh setiap tanggal 7 November disambut meriah di Kota Magelang. Tahun ini, perhatian publik tertuju pada bakat luar biasa seorang siswa dari Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Ihsanul Fikri Kota Magelang, Abhivandya Yadavendra Adhi, yang tampil memukau sebagai dalang cilik dalam festival wayang yang berlokasi di Borobudur, Jawa Tengah yang diselenggarakan oleh Sanggar Kinnara Kinnari.

Penampilan Abhivandya Yadavendra Adhi menjadi sorotan, tidak hanya karena usianya yang masih belia, tetapi juga karena ia datang dari lingkungan sekolah berbasis Islam Terpadu yang aktif menanamkan kecintaan pada budaya lokal.

Wayang: Media Pendidikan Karakter
Tampil dengan busana tradisional Jawa lengkap, Abhivandya Yadavendra Adhi, dengan fasih dan penuh penghayatan. Ia berhasil menghidupkan karakter-karakter wayang kulit di balik kelir, diiringi tabuhan gamelan yang syahdu.

“Wayang itu seru. Selain ceritanya bagus, kita juga bisa belajar banyak tentang kebaikan, kejujuran, dan kepemimpinan dari tokoh-tokohnya,” ujar Abhivandya Yadavendra Adhi dengan mata berbinar seusai pementasan.

Komitmen Sekolah Melestarikan Budaya
Kepala SDIT Ihsanul Fikri Kota Magelang, Siwi Widiyastuti, S.Pd.,SI., menyatakan kebanggaan sekolah terhadap prestasi Abhivandya Yadavendra Adhi. Beliau menjelaskan bahwa sekolah berkomitmen penuh dalam mendukung pengembangan bakat dan minat siswa, termasuk dalam seni tradisional seperti pedalangan.

“Di SDIT Ihsanul Fikri, kami tidak hanya fokus pada ilmu agama dan umum, tetapi juga melestarikan kekayaan budaya bangsa sebagai warisan luhur. Kami percaya bahwa nilai-nilai keislaman dan nilai-nilai luhur yang terkandung dalam seni Wayang dapat berjalan beriringan dalam membentuk karakter siswa,” jelas Ibu Siwi Widiyastuti.

Dukungan tersebut diwujudkan melalui kegiatan ekstrakurikuler seni dan budaya serta pendampingan intensif bagi siswa-siswa berbakat.

Membangun Generasi Cinta Tanah Air
Festival Wayang Nasional ini diharapkan menjadi momentum bagi generasi muda di Magelang untuk semakin mencintai dan melestarikan warisan budaya yang telah diakui UNESCO ini.

Aksi Abhivandya Yadavendra Adhi dari SDIT Ihsanul Fikri menjadi bukti nyata bahwa kesadaran akan pentingnya Wayang tidak hanya hidup di kalangan dewasa, tetapi juga telah bersemi di hati anak-anak Islam Terpadu, yang siap menjadi penerus penjaga budaya bangsa menuju Indonesia Emas.

Berita

Semarak Sumpah Pemuda: SDIT Ihsanul Fikri Tanamkan Nilai Persatuan Sejak Dini Magelang

28 Oktober 2025 – Semangat nasionalisme dan persatuan membara di SDIT Ihsanul Fikri saat seluruh warga sekolah menggelar upacara bendera yang khidmat dalam rangka memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-97 tahun 2025. Kegiatan yang dipusatkan di lapangan utama sekolah ini diikuti oleh seluruh siswa, dewan guru, dan staf kependidikan dengan penuh antusiasme.Upacara Khidmat dan Berwarna Kebangsaan.
Upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ini tidak hanya berlangsung secara seremonial, tetapi juga sarat makna edukatif. Bertindak sebagai pembina upacara, [Nama Pembina Upacara/Kepala Sekolah] menyampaikan amanat yang mengingatkan kembali seluruh peserta akan sejarah heroik para pemuda di tahun 1928.

“Sumpah Pemuda adalah ikrar suci yang melampaui batas suku, agama, dan daerah. Ini adalah bukti bahwa persatuan adalah kekuatan terbesar bangsa kita,” ujar Pembina upacara dalam amanatnya.

Menumbuhkan Karakter Pemimpin Masa Depan
Kepala SDIT Ihsanul Fikri, Ibu Siwi, menjelaskan bahwa peringatan Sumpah Pemuda di lingkungan sekolah terpadu merupakan momentum strategis untuk mencetak generasi yang memiliki karakter Islami sekaligus nasionalis.

“Melalui momen ini, kami ingin menanamkan jiwa kepemimpinan, integritas, dan semangat rela berkorban seperti yang dicontohkan oleh para pemuda pendahulu,” jelasnya. “Anak-anak SDIT adalah calon pemimpin bangsa di masa depan. Mereka harus dibekali tidak hanya ilmu agama dan umum, tetapi juga cinta yang mendalam terhadap tanah air, satu bangsa, dan bahasa persatuan kita, bahasa Indonesia.”

Semangat Persatuan untuk Indonesia Emas
Peringatan Sumpah Pemuda di SDIT Ihsanul Fikri ini ditutup dengan harapan besar. Seluruh civitas akademika berkomitmen untuk terus menjadikan sekolah sebagai ladang penyemaian nilai-nilai persatuan, toleransi, dan gotong royong.

Diharapkan, semangat “Pemuda Pemudi Bergerak, Indonesia Bersatu”, akan terus hidup dalam sanubari setiap siswa-siswi SDIT Ihsanul Fikri, mendorong mereka untuk belajar keras, berakhlak mulia, dan siap menjadi agen perubahan positif yang membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih gemilang.

Berita

Semarak Hari Santri – Di Lingkungan Pendidikan: SDIT Ihsanul Fikri Kota Magelang – Kenang Perjuangan Ulama


Magelang, 22 Oktober 2025 – SDIT Ihsanul Fikri Kota Magelang turut menyemarakkan peringatan Hari Santri Nasional (HSN) yang jatuh setiap tanggal 22 Oktober. Meskipun umumnya Hari Santri lebih kental dengan lingkungan pesantren, sekolah-sekolah berbasis Islam terpadu seperti SDIT Ihsanul Fikri menganggap momen ini penting sebagai sarana edukasi sejarah dan penanaman nilai-nilai kebangsaan kepada siswa sejak usia dini.

Peringatan Hari Santri ditetapkan untuk mengenang peran historis para ulama dan santri dalam perjuangan kemerdekaan Indonesia, khususnya melalui resolusi jihad yang dikumandangkan oleh KH. Hasyim Asy’ari.

Apel Peringatan: Menjaga Semangat Juang
Di lingkungan pendidikan Ihsanul Fikri, peringatan Hari Santri umumnya diisi dengan berbagai kegiatan yang relevan, salah satunya adalah Apel Peringatan. Apel ini bertujuan untuk:

Mengenalkan Sejarah: Siswa diperkenalkan dengan sejarah Hari Santri, peran sentral ulama dalam melawan penjajah, dan makna dari Resolusi Jihad.

Penanaman Karakter: Menguatkan nilai-nilai kepesantrenan seperti kedisiplinan, kemandirian, dan ketaatan kepada agama dan negara, yang sejalan dengan visi sekolah.

Wujud Kebangsaan: Menekankan bahwa santri adalah bagian tak terpisahkan dari bangsa Indonesia yang harus terus menyambung juang para pendahulu dalam mengisi kemerdekaan.

Petugas apel, yang kemungkinan besar adalah para siswa dan guru, mengenakan atribut yang mencerminkan nuansa santri, seperti sarung atau pakaian khas daerah. Suasana apel diharapkan dapat membangkitkan semangat kebersamaan dan rasa cinta tanah air.

Mengimplementasikan Nilai Santri di Sekolah
Kepala Sekolah SDIT Ihsanul Fikri Siwi Widiyastuti,S.Pd.,S.i menekankan bahwa nilai-nilai santri—seperti akhlakul karimah (akhlak mulia), semangat menuntut ilmu, dan cinta tanah air—selalu menjadi fokus dalam kegiatan belajar mengajar sehari-hari.

“Peringatan Hari Santri bukan hanya seremonial, tetapi pengingat bahwa generasi muda kita, termasuk para siswa SDIT Ihsanul Fikri, adalah penerus perjuangan yang harus konsisten meningkatkan iman, ilmu pengetahuan, dan akhlak,” ujarnya. Hal ini sejalan dengan upaya sekolah dalam mencetak generasi Qur’ani, Disiplin, dan Berprestasi.

Peringatan Hari Santri di SDIT Ihsanul Fikri Kota Magelang menjadi momentum penting untuk menanamkan pemahaman bahwa meski berada di jenjang Sekolah Dasar, semangat keilmuan dan perjuangan santri harus senantiasa diwarisi.

Berita

Petualangan Belajar – SDIT Unggulan Kota Magelang – di Alam Terbuka: Relaksasi dan Edukasi – Kelas 1 Pasca ASTS – Di TKL Ecopark


MAGELANG—Senyum ceria dan tawa lepas mewarnai wajah puluhan siswa kelas 1 [SDIT Ihsanul Fikri] pada hari Senin, 6 Oktober 2025. Setelah melewati masa-masa menegangkan Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS), para siswa ini diajak berpetualang dalam kegiatan kunjungan edukatif yang berkesan di Taman Kyai Langgeng Ecopark (TKL Ecopark), Magelang. Kegiatan ini dirancang sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras mereka sekaligus sarana pembelajaran langsung di luar kelas.

ASTS, atau yang dikenal juga dengan Penilaian Tengah Semester (PTS), merupakan evaluasi penting untuk mengukur pemahaman materi selama setengah semester. Menyelesaikan asesmen tersebut tentu memerlukan konsentrasi penuh. Oleh karena itu, kegiatan rekreasi edukatif ini menjadi agenda yang sangat dinanti untuk menyegarkan pikiran dan mengembalikan semangat belajar.

Memadukan Rekreasi dan Edukasi di TKL Ecopark
TKL Ecopark, yang dikenal sebagai salah satu objek wisata alam dan edukasi di Kota Magelang, menawarkan kombinasi sempurna antara hiburan dan pembelajaran. Tempat konservasi tanaman langka yang luasnya mencapai 27,5 hektar ini menjadi laboratorium alam yang ideal bagi siswa usia dini.

“Kami ingin anak-anak belajar bahwa ilmu pengetahuan tidak hanya ada di dalam buku. Alam adalah guru terbaik,” ujar [Usth Retno/Wali Kelas 1A. “Setelah fokus dengan angka dan huruf di ruang ujian, mereka kini bisa langsung menyentuh daun, melihat berbagai jenis satwa, dan belajar tentang lingkungan secara nyata.”

Poin-Poin Pembelajaran yang Seru:
Mengenal Flora dan Fauna: Para siswa diajak berkeliling di area taman konservasi untuk mengamati berbagai jenis tanaman langka. Mereka juga mengunjungi Taman Satwa & Reptil untuk belajar mengenal beragam hewan seperti buaya, burung, dan owa. Aktivitas ini sangat relevan dengan materi pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) Kurikulum Merdeka.

Petualangan di Rumah Kelinci (Omah Terwelu): Salah satu spot favorit anak-anak adalah Omah Terwelu. Di sini, mereka tidak hanya bermain, tetapi juga belajar cara berinteraksi dan merawat hewan kecil dengan penuh kasih sayang, menumbuhkan rasa empati dan tanggung jawab.

Transportasi dan Tata Tertib: Kunjungan ke area Taman Lalu Lintas memberikan edukasi awal tentang rambu-rambu dan pentingnya kedisiplinan di jalan. Sementara itu, naik Mobil Keliling dan Kereta Mini menjadi momen yang menyenangkan untuk mengenal jenis-jenis transportasi umum.

Senyum Legah Pasca Ujian
Kunjungan ini bukan semata-mata belajar. Wahana permainan seperti Kolam Renang/Water Park, Komidi Putar, dan arena bermain umum lainnya menjadi tempat pelepasan energi dan rasa lelah setelah ASTS. Keceriaan anak-anak terlihat jelas saat mereka berbasah-basahan di waterpark atau tertawa riang saat naik wahana.

“Seru sekali! Setelah mengerjakan banyak soal, aku senang bisa lihat kelinci dan naik kereta,” kata [Nama Siswa], salah satu siswi kelas 1, dengan mata berbinar.

Kegiatan ini sekaligus mempererat rasa kebersamaan (kebersamaan) di antara teman-teman sekelas dan guru pendamping. Mereka belajar bekerja sama, berbagi bekal, dan saling membantu dalam suasana santai dan gembira.

Komitmen Sekolah terhadap Pendidikan Holistik
Kunjungan edukatif ke TKL Ecopark ini menegaskan komitmen [Nama Sekolah] untuk menerapkan Pendidikan Holistik, yang tidak hanya berfokus pada hasil akademik (nilai ASTS) tetapi juga pada perkembangan karakter, fisik, dan sosial emosional siswa.

Harapannya, melalui kegiatan outing class semacam ini, para siswa kelas 1 akan kembali ke bangku sekolah dengan semangat baru, pemahaman materi yang lebih kontekstual, dan memori indah tentang pentingnya menjaga alam.

Kunjungan berakhir pada sore hari, meninggalkan cerita dan pengalaman berharga yang akan menjadi bekal tak terlupakan dalam perjalanan belajar mereka. TKL Ecopark terbukti menjadi destinasi yang tepat untuk menutup periode ASTS dengan fun dan mendidik.

Uncategorized

Memperkuat Mutu Pendidikan Al-Qur’an – Guru SDIT Ihsanul Fikri – Ikuti Mukhoyyam Quran -Metode Ummi

Kota Magelang – Komitmen SDIT Ihsanul Fikri Kota Magelang sebagai “Sekolah Unggul Berkarakter Al Qur’an” dibuktikan kembali melalui pelaksanaan Mukhoyyam Quran Guru Ummi yang diselenggarakan pada Senin, 29 September 2025. Kegiatan intensif ini diikuti oleh seluruh staf pengajar Al-Qur’an (Asatidz dan Ustadzah) yang mengampu pembelajaran menggunakan Metode Ummi.

Mukhoyyam Quran, yang berarti karantina atau pelatihan intensif Al-Qur’an, bertujuan untuk menjaga dan meningkatkan standar kualitas bacaan (tahsin) dan kompetensi mengajar (tahfidz dan metodologi) para guru. Hal ini sejalan dengan salah satu pilar mutu Metode Ummi, yaitu pentingnya kualitas guru sebagai ujung tombak keberhasilan siswa.

Fokus Utama: Peningkatan Kualitas Bacaan dan Hafalan
Dalam kegiatan yang berlangsung seharian penuh ini, para guru fokus pada beberapa agenda inti:

Tahsin Intensif: Setiap guru diuji dan diperbaiki bacaan Al-Qur’annya oleh tim penguji dari koordinator Ummi. Sesi ini memastikan bahwa bacaan guru benar-benar tartil dan sesuai dengan kaidah tajwid, sehingga dapat menjadi teladan terbaik bagi para siswa.

Muroja’ah dan Setoran Hafalan (Tahfidz): Guru-guru memanfaatkan momen ini untuk menguatkan dan menambah hafalan Al-Qur’an mereka. Peningkatan kualitas hafalan guru diharapkan dapat memotivasi dan mempermudah proses pembinaan tahfidz kepada siswa.

Evaluasi Metodologi: Dibahas pula evaluasi dan refreshment mengenai implementasi Metode Ummi di kelas, terutama pasca kegiatan Supervisi Rutin yang telah dilaksanakan sebelumnya. Hal ini mencakup teknik pengajaran yang menyenangkan, penggunaan alat peraga, serta penanganan kendala belajar siswa.

Komitmen Mutu Berkelanjutan
Kepala Sekolah SDIT Ihsanul Fikri menyampaikan bahwa Mukhoyyam Quran adalah agenda wajib yang tidak bisa ditawar.

“Kami menyadari, kualitas lulusan Al-Qur’an kami sangat bergantung pada kualitas guru-gurunya. Tanggal 29 September 2025 ini menjadi penegasan bahwa SDIT Ihsanul Fikri tidak pernah berhenti berinvestasi pada peningkatan mutu pendidik. Dengan guru yang tartil dan hafalannya kuat, kita akan lebih percaya diri dalam membimbing anak-anak menjadi generasi Qur’ani yang berkarakter,” tegasnya.

Diharapkan, hasil dari Mukhoyyam Quran ini segera diaplikasikan di ruang-ruang kelas, menciptakan suasana belajar Al-Qur’an yang semakin efektif dan inspiratif bagi seluruh siswa SDIT Ihsanul Fikri.

Juara

Sekolah Swasta Terbaik di Magelang – Lahirkan Juara Lomba Agama – Nida Tazkiyya dari SDIT Ihsanul Fikri – Juara 2 MAPSI Tingkat Kecamatan

MAGELANG – Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Ihsanul Fikri kembali mencatatkan namanya dalam deretan sekolah berprestasi di Kota Magelang. Salah satu siswinya, Nida Tazkiyya dari kelas 5C, berhasil meraih Juara 2 dalam ajang bergengsi Lomba Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Seni Islam (MAPSI) tingkat Kecamatan Magelang Utara.

Prestasi ini diraih Nida dari cabang lomba Salat dan Wudu, sebuah kategori yang menguji pemahaman teori serta praktik ibadah secara benar dan sempurna. Keberhasilan ini tidak hanya menjadi kebanggaan bagi Nida dan keluarganya, tetapi juga bagi seluruh civitas akademika SDIT Ihsanul Fikri.

Pencapaian Nida di ajang MAPSI ini menunjukkan komitmen kuat SDIT Ihsanul Fikri dalam mengintegrasikan pendidikan agama dan akademik. Sebagai “Sekolah Unggul Berkarakter Al-Qur’an,” SDIT Ihsanul Fikri membuktikan bahwa penanaman nilai-nilai spiritual dan praktik ibadah yang benar menjadi prioritas utama, sejalan dengan visi sekolah untuk melahirkan generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga memiliki akhlak mulia.

Lomba MAPSI merupakan salah satu wadah yang efektif untuk mengukur keberhasilan pendidikan agama di sekolah dasar, sekaligus menjadi ajang untuk menjaring bakat-bakat siswa dalam bidang keislaman. Keberhasilan Nida ini menjadi inspirasi bagi siswa-siswi lainnya untuk terus mengasah kemampuan diri dan berani berkompetisi.

Selamat kepada Nida Tazkiyya atas prestasinya! Semoga keberhasilan ini menjadi motivasi untuk terus berkarya dan mengukir prestasi di masa yang akan datang.

Juara

Kanaya, Bukti Nyata Keberhasilan – SDIT Ihsanul Fikri – Sebagai Pusat Pendidikan Islam – Berkarakter Al-Qur’an


Magelang – Kabar gembira datang dari SDIT Ihsanul Fikri Kota Magelang. Salah satu siswi berprestasinya, Kanaya Sezja Gentari dari kelas 4D, berhasil menyelesaikan program Tasmi Juz 30 dengan lancar. Pencapaian ini menjadi momen kebanggaan bagi sekolah, keluarga, dan tentu saja, Kanaya sendiri.

Tasmi Juz 30 merupakan ujian hafalan Al-Qur’an yang berfokus pada Juz ke-30, atau yang dikenal sebagai Juz ‘Amma. Keberhasilan Kanaya dalam melalui ujian ini menunjukkan dedikasi dan ketekunan yang luar biasa dalam menghafal Al-Qur’an di usia yang masih muda. Momen kelulusannya diabadikan dalam sebuah foto yang penuh senyum, di mana Kanaya tampak berpose bersama orang tua yang selama ini mendampinginya.

Prestasi ini sejalan dengan visi sekolah, SDIT Ihsanul Fikri, yang mengusung motto “Sekolah Unggul Berkarakter Al Qur’an”. Kelulusan Kanaya menjadi bukti nyata bahwa sekolah ini tidak hanya berfokus pada pendidikan akademis, tetapi juga berkomitmen penuh dalam membentuk karakter siswa yang kuat dan mencintai Al-Qur’an.

Pihak sekolah dan keluarga besar SDIT Ihsanul Fikri menyampaikan rasa syukur yang mendalam atas pencapaian ini dengan ucapan, “Barakallahu fiik,” yang artinya “Semoga Allah memberkahimu.”

Bagi orang tua yang ingin mengarahkan anaknya untuk menjadi generasi berprestasi dengan karakter Qur’ani, SDIT Ihsanul Fikri membuka penerimaan siswa baru (SPMB) untuk tahun ajaran 2026/2027. Informasi pendaftaran dapat menghubungi narahubung Titah Ayomi di nomor 082299211997.

Juara

Raih Juara 2 Sepatu Roda – Tingkat Nasional – Siswi SDIT Ihsanul Fikri – Ukir Prestasi Gemilang

MAGELANG – Prestasi membanggakan kembali diukir oleh siswi SDIT Ihsanul Fikri Kota Magelang. Sarah Lathifa Hasan, siswi kelas 5D, berhasil meraih Juara 2 dalam kejuaraan sepatu roda “Friendly Match” antar pelajar se-Indonesia.

Kejuaraan ini diselenggarakan sebagai ajang kompetisi bergengsi bagi para pelajar di seluruh Indonesia. Dengan semangat juang tinggi, Sarah berhasil menunjukkan kemampuannya dalam kategori Standard 500m Putri SD Kelas 5 dan membawa pulang medali perak.

Keberhasilan Sarah ini tidak lepas dari dukungan penuh sekolah dan orang tua. SDIT Ihsanul Fikri, yang dikenal dengan motto “Sekolah Unggul Berkarakter Al Qur’an,” terus berkomitmen untuk tidak hanya mengembangkan karakter dan keimanan siswa, tetapi juga mendukung bakat dan minat mereka di bidang non-akademik.

Prestasi ini menjadi bukti nyata bahwa bakat dan kerja keras dapat menghasilkan pencapaian luar biasa. Sekolah berharap, keberhasilan Sarah dapat menjadi inspirasi bagi siswa-siswi lainnya untuk terus berani berprestasi dan mengharumkan nama sekolah.

Bagi masyarakat yang tertarik untuk bergabung dengan keluarga besar SDIT Ihsanul Fikri Kota Magelang yang berbasis sekolah fullday, informasi pendaftaran siswa baru tahun ajaran 2026/2027 dapat diakses melalui narahubung Titah Ayomi (082299211997) atau melalui akun media sosial resmi sekolah.