Berita

Kepengurusan Gerakan Pramuka Kota Magelang 2025–2030 Resmi Dilantik

SDIT Ihsanul Fikri Sampaikan Selamat dan Komitmen Bersinergi

Magelang — Gerakan Pramuka Kota Magelang menetapkan susunan pimpinan baru untuk masa bakti 2025–2030 melalui upacara pelantikan yang berlangsung pada agenda resmi Kwarcab. Pangkalan SDIT Ihsanul Fikri turut menyampaikan ucapan selamat serta harapan agar kepengurusan baru ini mampu menghadirkan pembinaan Pramuka yang semakin berkualitas dan inspiratif.

Pada periode ini, susunan pimpinan yang dilantik adalah sebagai berikut:

1. Ketua Mabicab Gerakan Pramuka Kota Magelang

H. Damar Prasetyono

2. Wakil Ketua Mabicab Gerakan Pramuka Kota Magelang

dr. Sri Harso, M.Kes., Sp.S

3. Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Magelang

Hamzah Kholifi, S.Sos., M.Si

Pelantikan ketiga tokoh tersebut menandai babak baru bagi Gerakan Pramuka di Kota Magelang, terutama dalam memperkuat peran pembinaan karakter bagi peserta didik di berbagai pangkalan, termasuk SDIT Ihsanul Fikri. Dengan pengalaman dan kapasitas masing-masing, mereka diharapkan dapat membawa inovasi dan arah kebijakan yang lebih responsif terhadap kebutuhan generasi muda.

SDIT Ihsanul Fikri menyampaikan ucapan “Selamat & Sukses” disertai doa “Baarakallahu fiikum” atas amanah yang diterima ketiganya. Sekolah juga menegaskan komitmen untuk terus berkolaborasi dalam kegiatan kepramukaan sebagai bagian dari pendidikan karakter siswa.


📌 Sidebar: Profil Singkat Pengurus Pramuka Kota Magelang 2025–2030

H. Damar Prasetyono

Ketua Mabicab Gerakan Pramuka Kota Magelang

  • Tokoh pemerintahan yang memiliki pengalaman panjang dalam pengelolaan kebijakan daerah.
  • Dikenal tegas, komunikatif, serta memiliki kepedulian tinggi terhadap pendidikan karakter generasi muda.
  • Memiliki visi penguatan arah pembinaan Pramuka agar lebih adaptif dan berdampak luas.

dr. Sri Harso, M.Kes., Sp.S

Wakil Ketua Mabicab Gerakan Pramuka Kota Magelang

  • Profesional di bidang kesehatan dengan rekam jejak pengabdian pada pelayanan masyarakat.
  • Membawa perspektif kesehatan dan kesejahteraan dalam mendukung program pembinaan Pramuka.
  • Aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan layanan masyarakat.

Hamzah Kholifi, S.Sos., M.Si

Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Magelang

  • Berpengalaman dalam manajemen organisasi dan pembinaan kepemudaan.
  • Dikenal energik, responsif, dan komunikatif dalam berbagai kegiatan sosial dan pendidikan.
  • Membawa misi memperkuat program kerja Kwarcab agar lebih inovatif, terstruktur, dan relevan dengan kebutuhan anak muda.

Berita

Hananto Widhiaksono Terpilih Pimpin JSIT Indonesia Wilayah Jawa Tengah 2025–2029


Magelang — Musyawarah Wilayah (Muswil) JSIT Indonesia Jawa Tengah menetapkan Hananto Widhiaksono, S.Sos., S.Pd., Gr. sebagai Ketua JSIT Indonesia Wilayah Jawa Tengah untuk periode 2025–2029. Keputusan tersebut diumumkan melalui rangkaian sidang pleno yang digelar sebagai bagian dari agenda resmi Muswil tahun ini.

Terpilihnya Hananto Widhiaksono disambut positif oleh berbagai satuan pendidikan Islam terpadu, termasuk SDIT Ihsanul Fikri Magelang yang turut menyampaikan ucapan selamat dan dukungan atas amanah baru tersebut. Melalui publikasi resmi, pihak sekolah mengungkapkan harapan agar kepemimpinan yang baru dapat membawa energi segar bagi pengembangan jaringan sekolah Islam terpadu se-Jawa Tengah.

Dalam pernyataannya, jajaran sekolah menyampaikan doa “Baarakallahu fiikum” sebagai simbol dukungan moral dan spiritual. Harapan besar tertuju pada peningkatan kolaborasi, penguatan mutu pendidikan, serta konsolidasi program-program strategis di bawah kepemimpinan Hananto.

JSIT Indonesia Wilayah Jawa Tengah selama ini menjadi salah satu wilayah dengan perkembangan sekolah Islam terpadu yang cukup pesat. Dengan mengusung semangat “Berkolaborasi dan Menginspirasi”, kepengurusan baru diharapkan mampu menjawab tantangan dunia pendidikan modern, memperluas jejaring kemitraan, serta meningkatkan profesionalitas tenaga pendidik.

Pemilihan ketua ini sekaligus menandai fase baru perjalanan JSIT di Jawa Tengah. Kepemimpinan Hananto Widhiaksono diharapkan memberi kontribusi signifikan dalam memperkuat budaya pendidikan berkarakter, inovatif, dan berdaya saing, sejalan dengan visi besar JSIT Indonesia untuk menghadirkan sekolah Islam terpadu yang unggul dan berpengaruh.

Berita

Pramuka Penggalang SDIT Ihsanul Fikri Sukses Gelar Kemah di Gunung Gupak

Kegiatan Pramuka Penggalang SDIT Ihsanul Fikri kembali terlaksana dengan penuh semangat. Pada tanggal 14–15 November 2025, siswa kelas 5 dan 6 mengikuti kegiatan Kemah Ukhuwah yang bertempat di kawasan alam Gunung Gupak, Sawangan, Kabupaten Magelang. Kegiatan ini menjadi salah satu program tahunan yang bertujuan menumbuhkan jiwa kepemimpinan, kemandirian, kedisiplinan, serta cinta alam pada peserta didik.

Sejak keberangkatan, para peserta terlihat sangat antusias. Mereka membawa perlengkapan pribadi dan perlengkapan regu yang telah dipersiapkan sesuai arahan pembina. Setibanya di lokasi, kegiatan dimulai dengan upacara pembukaan dan pembagian tugas mendirikan tenda. Para peserta saling bekerja sama, menunjukkan kekompakan dan kedisiplinan.

Pada siang menuju sore hari, para peserta mengikuti kegiatan orientasi medan dan penjelajahan, di mana mereka belajar membaca peta, mengenal tanda jejak, serta memahami kondisi alam dasar. Agenda ini dirancang untuk mengasah kemampuan bertahan di alam serta menumbuhkan rasa tanggung jawab dalam kelompok.

Malam hari menjadi momen yang paling dinanti, yakni api unggun dan pentas seni. Para anggota regu menampilkan yel-yel, drama ringan, dan lagu Pramuka. Suasana ceria dan penuh kebersamaan membuat kegiatan ini semakin berkesan.

Keesokan harinya, kegiatan dilanjutkan dengan mengemas barang pribadi dan membersihkan lokasi perkemahan karena hujan sudah turun sedari dini hari, sehingga beberapa agenda tidak terlaksana demi menjaga keamanan dan kenyamanan peserta didik.

Pembina Pramuka menyampaikan bahwa selain sebagai ajang rekreasi, kegiatan ini merupakan bagian dari pembelajaran karakter yang tidak dapat diperoleh dari kegiatan belajar di kelas saja.

“Kami berharap pengalaman ini menjadi bekal bagi peserta untuk menjadi pribadi yang disiplin, tangguh, mandiri, serta memiliki jiwa kepemimpinan,” ujar Kak Rani Pembina Pramuka jenjang 6.

Kegiatan perkemahan berjalan dengan lancar, aman, dan penuh makna. Para peserta kembali ke sekolah dengan membawa pengalaman baru, kenangan berharga, dan motivasi untuk terus berkembang sebagai anggota Pramuka Penggalang.

Berita

Selamat dan Sukses! Aris Purwanta, S.St.Pi. Resmi Pimpin PINSAKONAS Periode 2025-2029


Magelang, – Dunia kepramukaan Satuan Komunitas (SAKO) Pramuka Sekolah Islam Terpadu (SIT) menyambut kabar gembira. Aris Purwanta, S.St.Pi., sosok yang dikenal berdedikasi dalam pendidikan, resmi terpilih dan mengemban amanah sebagai Ketua Pusat Informasi SAKO Pramuka SIT Nasional (PINSAKONAS) untuk periode bakti 2025 hingga 2029.

Kabar ini disambut hangat, termasuk oleh keluarga besar SDIT Ihsanul Fikri Kota Magelang, yang turut memberikan ucapan selamat dan sukses melalui media sosial resmi mereka.

Peran Penting PINSAKONAS dalam Gerakan Pramuka SIT
PINSAKONAS merupakan badan penting yang berperan sebagai pusat informasi, koordinasi, dan pengembangan gerakan Pramuka di lingkungan jaringan Sekolah Islam Terpadu seluruh Indonesia. Kepemimpinan Aris Purwanta diharapkan mampu membawa SAKO Pramuka SIT semakin maju dan berkontribusi nyata dalam pembentukan karakter generasi muda.

“Terpilihnya Bapak Aris Purwanta adalah kebanggaan bagi kami dan merupakan pengakuan atas dedikasi beliau selama ini. Kami berharap di bawah kepemimpinan beliau, SAKO Pramuka SIT dapat semakin solid, inovatif, dan mampu menanamkan nilai-nilai kepramukaan yang berlandaskan Islam,” ujar Bu Rida R. R. Kabid Humas dari SDIT Ihsanul Fikri Kota Magelang.

Harapan untuk Masa Bakti 2025-2029
Dalam ucapan selamat yang diunggah, SDIT Ihsanul Fikri menyampaikan doa dan harapan: “Semoga kepengurusan yang baru dapat membawa SAKO Pramuka SIT makin berkontribusi dalam membangun kejayaan Indonesia.”

Harapan ini sejalan dengan tujuan utama Gerakan Pramuka, yaitu mendidik kader bangsa yang memiliki jiwa kepemimpinan, berkarakter, dan siap berbakti kepada negara. SAKO Pramuka SIT memiliki misi tambahan untuk mengintegrasikan nilai-nilai kepramukaan dengan nilai-nilai keislaman, mencetak Pramuka Garuda yang berakhlak mulia.

Di bawah kepemimpinan baru ini, komunitas Pramuka SIT menantikan program-program unggulan yang dapat meningkatkan kualitas kegiatan kepramukaan, mulai dari tingkat Siaga (SD) hingga Penegak (SMA), serta memperkuat sinergi antar-gugus depan di seluruh Indonesia.

Selamat bertugas kepada Aris Purwanta, S.St.Pi. Semoga amanah ini dapat dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab dan memberikan kontribusi terbaik bagi bangsa dan negara melalui Gerakan Pramuka SIT.

Berita

🎉 SDIT Ihsanul Fikri Sukses Gelar SPMB, Jaring Calon Peserta Didik Unggul Tahun Ajaran 2026/2027


Magelang, 25 Oktober 2025 – Suasana penuh antusias dan harapan menyelimuti Sekolah Dasar Islam Terpadu (SDIT) Ihsanul Fikri Kota Magelang hari ini, Sabtu (25/10/2025). Sekolah yang berlokasi di Jl. Jeruk Timur V Sanden ini menjadi tuan rumah bagi pelaksanaan Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) untuk menjaring calon peserta didik baru tahun ajaran 2026/2027.

Meskipun istilah SPMB sering digunakan untuk seleksi masuk perguruan tinggi, namun di lingkungan Yayasan Ihsanul Fikri, istilah ini juga lazim digunakan untuk menamakan proses seleksi calon siswa baru, Pelaksanaan seleksi di SDIT Ihsanul Fikri ini bertujuan untuk memastikan kesiapan dan potensi calon siswa yang akan bergabung.

📝 Beragam Tahapan Seleksi Diterapkan

Kegiatan SPMB ini berlangsung sejak pagi hari, melibatkan puluhan calon siswa beserta orang tua/wali mereka. Berbagai tahapan seleksi dirancang untuk mengukur potensi akademik dan non-akademik calon peserta didik.

  • Tes Akademik: Meliputi dasar-dasar pengetahuan umum dan kemampuan berhitung.
  • Tes B Al-Qur’an metode Ummi: Untuk mengukur kemampuan dasar membaca Al-Qur’an, yang menjadi salah satu fokus pendidikan di sekolah Islam Terpadu.
  • Observasi dan Wawancara: Tim penguji melakukan observasi perilaku dan wawancara singkat dengan calon siswa untuk melihat kematangan emosi, sosial, dan motivasi belajar.
  • Wawancara Orang Tua: Tahapan penting ini bertujuan untuk menyamakan visi dan misi antara sekolah dan orang tua dalam mendidik anak, serta memastikan dukungan penuh terhadap program-program sekolah.

Kepala SDIT Ihsanul Fikri, Ibu Siwi Widiyastuti, S.Pd.Si., menyampaikan bahwa kegiatan SPMB berjalan lancar dan tertib berkat kerja sama seluruh panitia dan partisipasi aktif dari para orang tua. “Kami berharap, melalui proses seleksi yang ketat ini, kami bisa mendapatkan mutiara-mutiara baru yang siap dibina menjadi generasi unggul, yang memiliki akidah yang bersih (salimul aqidah) dan wawasan yang luas (musaqafatul fikr) sesuai dengan visi kami,” ujarnya.

🌟 Tingginya Animo Masyarakat

Tingginya jumlah pendaftar menunjukkan kepercayaan besar masyarakat Kota Magelang dan sekitarnya terhadap kualitas pendidikan yang ditawarkan oleh SDIT Ihsanul Fikri, yang dikenal dengan program fullday school dan penekanan pada pendidikan karakter Islami.

Pengumuman hasil seleksi direncanakan akan disampaikan pada pekan berikutnya. Bagi calon peserta didik yang dinyatakan lolos, diharapkan segera melakukan proses daftar ulang untuk mengamankan kursi di tahun ajaran 2026/2027.


Simak keseruan kegiatan siswa SDIT Ihsanul Fikri lainnya dalam Study Tour SDIT Ihsanul Fikri Kota Magelang 2025. Video ini menunjukkan salah satu kegiatan yang dilaksanakan oleh sekolah tersebut pada tahun yang sama, memberikan gambaran tentang atmosfer belajar yang menyenangkan.
http://googleusercontent.com/youtube_content/0

Berita

Semangat Wakaf – JSIT Jawa Tengah Membara – Dana Pembangunan Kantor – Tembus Rp300 Juta

MAGELANG – Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Indonesia Wilayah Jawa Tengah semakin kokoh melangkah menuju kemandirian. Hingga hari Rabu, 22 Oktober 2025, gerakan pengumpulan wakaf untuk pembangunan Kantor Kesekretariatan JSIT Jawa Tengah telah mencapai angka impresif: Rp300.113.000,00 (Tiga ratus juta seratus tiga belas ribu rupiah).

Pencapaian ini menandai momentum penting dalam upaya mewujudkan impian JSIT Jateng memiliki kantor permanen di tahun 2025, yang akan berfungsi sebagai pusat pelayanan dan koordinasi bagi seluruh Sekolah Islam Terpadu (SIT) di Jawa Tengah.

Aksi Jariyah Menuju 3 Miliar

Pengumuman hasil penghimpunan wakaf ini disampaikan secara terbuka melalui kanal-kanal resmi JSIT Jawa Tengah, lengkap dengan detail data masuk. Angka Rp300 juta ini merupakan buah dari partisipasi berbagai pihak—mulai dari guru, kepala sekolah, yayasan, hingga wali murid—yang meyakini bahwa berwakaf untuk pendidikan adalah investasi amal jariyah.

JSIT Jawa Tengah menyampaikan apresiasi tertinggi. Dana telah mencapai ratusan juta, gerakan ini tidak berhenti. JSIT Jawa Tengah tetap optimis dan mengajak semua pihak untuk terus berkolaborasi, mengingat target pembangunan yang dicanangkan cukup besar. “Yuk, bangun bersama Kantor JSIT dengan berwakaf! Semangat menuju 3 M (Miliar),”

Peran Penting Kantor Sekretariat

Memiliki kantor kesekretariatan yang mandiri menjadi kunci bagi JSIT Jawa Tengah untuk meningkatkan kualitas program pembinaan dan pengembangan sekolah Islam. Kantor ini diharapkan dapat menjadi pusat:

  1. Pengembangan SDM: Pelatihan dan diklat bagi guru dan tenaga kependidikan.
  2. Sinergi Program: Koordinasi efektif antara JSIT Pusat, Wilayah, dan Daerah.
  3. Layanan Anggota: Pemberian layanan administratif dan konsultasi bagi SIT di Jawa Tengah.

Dukungan finansial melalui wakaf ini tidak hanya membangun gedung fisik, tetapi juga membangun fondasi kuat bagi kemajuan pendidikan Islam terpadu di Indonesia.

Informasi Wakaf:

Bagi masyarakat yang tergerak untuk menjadi bagian dari amal jariyah ini, wakaf dapat disalurkan melalui:

  • Bank: BSI (Bank Syariah Indonesia)
  • No. Rekening: 2344444407
  • A.n.: Wakaf Gedung JSIT Jateng
  • Konfirmasi: WA 0856-2838-864 (Dewi)

Berita

Jawa Tengah Menggema: JSIT Jateng Galang Dana & Massa – “Munashoroh for Palestina”

JSIT Indonesia – Jaringan Sekolah Islam Terpadu (JSIT) Wilayah Jawa Tengah kembali menunjukkan komitmen kuatnya dalam isu kemanusiaan global dengan menginisiasi program bertajuk “Munashoroh for Palestina.” Program ini merupakan seruan solidaritas serentak yang melibatkan seluruh Sekolah Islam Terpadu (SIT) di wilayah Jawa Tengah, dengan fokus pada penggalangan dana dan dukungan moral.

Berdasarkan poster dan foto kegiatan yang beredar, seruan utama dari JSIT Jateng adalah “Seruan serentak infaq Jumat untuk Palestina” bagi seluruh SIT se-Jateng. Dana yang berhasil terkumpul dari aksi infaq massal ini direncanakan akan disalurkan melalui Aksi Indonesia Lawan Genosida di Monas, Jakarta, pada Ahad, 12 Oktober 2025.

Donasi dan Aksi Akbar di Monas
Kegiatan ini tidak hanya berfokus pada penggalangan dana, tetapi juga sebagai bentuk edukasi dan penanaman nilai kepedulian sosial kepada para siswa, guru, dan seluruh komunitas sekolah.

Fokus penggalangan dana:

Target Penyaluran: Dana yang terhimpun akan didistribusikan melalui aksi di Monas, yang merupakan upaya kolektif berbagai elemen masyarakat Indonesia untuk menyuarakan protes keras terhadap genosida di Gaza.

Media Donasi: Komunitas sekolah diajak berpartisipasi dengan menyalurkan infaq melalui nomor rekening BSI 2344444431 atas nama Dewi, yang tertera jelas pada seruan tersebut.

Semangat Solidaritas Melawan Genosida
Foto yang mendampingi seruan ini memperlihatkan antusiasme yang luar biasa dari para peserta, yang diperkirakan adalah siswa dan guru dari salah satu Sekolah Islam Terpadu di Jawa Tengah. Mereka tampak berbaris rapi di lapangan terbuka, membawa berbagai atribut dukungan, termasuk bendera Palestina dan bendera Merah Putih, melambangkan dukungan penuh rakyat Indonesia terhadap Palestina.

Pesan kunci yang ditekankan dalam aksi ini adalah keprihatinan mendalam atas tragedi yang berlangsung: “2 TAHUN GENOSIDA MARI TERUS BANTU PALESTINA.” Slogan ini menunjukkan bahwa kepedulian terhadap Palestina merupakan perjuangan jangka panjang yang membutuhkan konsistensi dan solidaritas tanpa henti dari seluruh lapisan masyarakat, termasuk dunia pendidikan.

JSIT Jateng berharap, melalui gerakan ini, kesadaran akan pentingnya nilai-nilai kemanusiaan dan penolakan terhadap penjajahan dapat tertanam kuat di hati para pelajar Indonesia.

#SekolahIslamTerbaik

Berita

Kunjungan Edukasi Berkarakter: Jenjang 3 SDIT Ihsanul Fikri – Lepas Penat Pasca ASTS – Di TKL Ecopark


MAGELANG—Pekarangan Taman Kyai Langgeng Ecopark (TKL Ecopark) dipenuhi keceriaan pada Senin, 6 Oktober 2025. Hari itu, ratusan siswa kelas 3 dari SDIT Ihsanul Fikri Kota Magelang melaksanakan kegiatan Kunjungan Edukatif sebagai agenda relaksasi sekaligus pembelajaran pasca pelaksanaan Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS) Ganjil.

Kegiatan ini merupakan tradisi sekolah untuk memberikan apresiasi atas usaha keras siswa selama masa ujian, sekaligus mengimplementasikan pembelajaran berbasis pengalaman (experiential learning) di luar lingkungan kelas.

Menyegarkan Pikiran dan Mengaplikasikan Ilmu
Kepala Sekolah SDIT Ihsanul Fikri Magelang, Ibu Kepala Sekolah Ibu Siwi Widiyastuti, dalam sambutannya menekankan pentingnya keseimbangan antara fokus akademik dan perkembangan non-akademik. “Setelah berjuang keras di ASTS, anak-anak berhak mendapatkan waktu rehat yang berkualitas. TKL Ecopark adalah tempat yang ideal karena menawarkan kesenangan dan pengetahuan. Mereka tidak hanya bermain, tetapi juga mengaplikasikan ilmu yang sudah dipelajari di kelas,” ujarnya.

Siswa kelas 3, yang berada di fase transisi menuju tahap perkembangan usia madya, memanfaatkan kawasan TKL Ecopark yang luas (sekitar 27,5 Ha) sebagai laboratorium alam.

🔬 Zona Pembelajaran Interaktif di TKL Ecopark
Kunjungan edukatif ini dirancang dengan beberapa fokus utama yang selaras dengan materi Kurikulum Merdeka di tingkat kelas 3, khususnya mata pelajaran IPAS (Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial).

  1. Eksplorasi Lingkungan Hidup dan Konservasi
    Para siswa diajak berkeliling area konservasi untuk mengamati berbagai jenis tumbuhan langka dan mempelajari pentingnya menjaga ekosistem. Mereka mencatat nama-nama pohon, mengamati bentuk daun, dan membandingkan jenis tanaman yang tumbuh di darat dan di air.

Tujuan Edukasi: Mengenal keanekaragaman hayati lokal dan menumbuhkan kesadaran konservasi.

  1. Belajar di Taman Satwa dan Reptil
    Di area taman satwa, siswa berinteraksi dengan berbagai jenis fauna. Mereka belajar tentang klasifikasi hewan (mamalia, reptil, aves) dan habitat aslinya. Guru pendamping memimpin diskusi tentang cara perkembangbiakan dan peran hewan dalam rantai makanan.

Tujuan Edukasi: Memahami ciri-ciri makhluk hidup dan rantai makanan sederhana.

  1. Simulasi Geografi di Peta Mini
    Salah satu kegiatan menarik adalah mengamati peta mini atau maket wilayah yang tersedia di taman. Hal ini memberikan pemahaman konkret tentang konsep arah mata angin, skala, dan denah suatu wilayah, yang merupakan dasar dari pelajaran geografi.

Tujuan Edukasi: Mengenal konsep dasar spasial dan keterampilan membaca peta.

🪁 Rekreasi dan Pembentukan Karakter
Selain kegiatan yang berfokus pada akademik, TKL Ecopark menjadi tempat yang sempurna untuk menumbuhkan nilai-nilai karakter Profil Pelajar Pancasila.

Gotong Royong: Anak-anak belajar bekerjasama dalam kelompok saat menjelajahi taman dan menaiki beberapa wahana yang memerlukan kekompakan, seperti Kereta Air atau Mobil Keliling.

Kemandirian: Mereka dilatih untuk bertanggung jawab atas barang bawaan pribadi dan mengatur waktu saat menikmati fasilitas seperti Water Park atau arena bermain.

Relaksasi dan Hiburan: Sebagai puncak acara, siswa menikmati berbagai wahana rekreasi. Tawa riang mereka saat bermain di kolam renang atau mencoba wahana ringan menjadi penanda suksesnya kegiatan pelepasan penat pasca-ASTS.

“Aku senang sekali! Setelah mikir-mikir soal, sekarang bisa lihat buaya beneran. Belajarnya jadi lebih gampang diingat,” kata [Karan, Siswa kelas 3B], salah satu siswa kelas 3, mengungkapkan kegembiraannya.

Kunjungan edukatif ini diharapkan tidak hanya memberikan kenangan indah, tetapi juga memotivasi siswa kelas 3 SDIT Ihsanul Fikri untuk menyambut paruh kedua Semester Ganjil dengan energi dan semangat belajar yang baru.

Berita

Petualangan Belajar – SDIT Unggulan Kota Magelang – di Alam Terbuka: Relaksasi dan Edukasi – Kelas 1 Pasca ASTS – Di TKL Ecopark


MAGELANG—Senyum ceria dan tawa lepas mewarnai wajah puluhan siswa kelas 1 [SDIT Ihsanul Fikri] pada hari Senin, 6 Oktober 2025. Setelah melewati masa-masa menegangkan Asesmen Sumatif Tengah Semester (ASTS), para siswa ini diajak berpetualang dalam kegiatan kunjungan edukatif yang berkesan di Taman Kyai Langgeng Ecopark (TKL Ecopark), Magelang. Kegiatan ini dirancang sebagai bentuk apresiasi atas kerja keras mereka sekaligus sarana pembelajaran langsung di luar kelas.

ASTS, atau yang dikenal juga dengan Penilaian Tengah Semester (PTS), merupakan evaluasi penting untuk mengukur pemahaman materi selama setengah semester. Menyelesaikan asesmen tersebut tentu memerlukan konsentrasi penuh. Oleh karena itu, kegiatan rekreasi edukatif ini menjadi agenda yang sangat dinanti untuk menyegarkan pikiran dan mengembalikan semangat belajar.

Memadukan Rekreasi dan Edukasi di TKL Ecopark
TKL Ecopark, yang dikenal sebagai salah satu objek wisata alam dan edukasi di Kota Magelang, menawarkan kombinasi sempurna antara hiburan dan pembelajaran. Tempat konservasi tanaman langka yang luasnya mencapai 27,5 hektar ini menjadi laboratorium alam yang ideal bagi siswa usia dini.

“Kami ingin anak-anak belajar bahwa ilmu pengetahuan tidak hanya ada di dalam buku. Alam adalah guru terbaik,” ujar [Usth Retno/Wali Kelas 1A. “Setelah fokus dengan angka dan huruf di ruang ujian, mereka kini bisa langsung menyentuh daun, melihat berbagai jenis satwa, dan belajar tentang lingkungan secara nyata.”

Poin-Poin Pembelajaran yang Seru:
Mengenal Flora dan Fauna: Para siswa diajak berkeliling di area taman konservasi untuk mengamati berbagai jenis tanaman langka. Mereka juga mengunjungi Taman Satwa & Reptil untuk belajar mengenal beragam hewan seperti buaya, burung, dan owa. Aktivitas ini sangat relevan dengan materi pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) Kurikulum Merdeka.

Petualangan di Rumah Kelinci (Omah Terwelu): Salah satu spot favorit anak-anak adalah Omah Terwelu. Di sini, mereka tidak hanya bermain, tetapi juga belajar cara berinteraksi dan merawat hewan kecil dengan penuh kasih sayang, menumbuhkan rasa empati dan tanggung jawab.

Transportasi dan Tata Tertib: Kunjungan ke area Taman Lalu Lintas memberikan edukasi awal tentang rambu-rambu dan pentingnya kedisiplinan di jalan. Sementara itu, naik Mobil Keliling dan Kereta Mini menjadi momen yang menyenangkan untuk mengenal jenis-jenis transportasi umum.

Senyum Legah Pasca Ujian
Kunjungan ini bukan semata-mata belajar. Wahana permainan seperti Kolam Renang/Water Park, Komidi Putar, dan arena bermain umum lainnya menjadi tempat pelepasan energi dan rasa lelah setelah ASTS. Keceriaan anak-anak terlihat jelas saat mereka berbasah-basahan di waterpark atau tertawa riang saat naik wahana.

“Seru sekali! Setelah mengerjakan banyak soal, aku senang bisa lihat kelinci dan naik kereta,” kata [Nama Siswa], salah satu siswi kelas 1, dengan mata berbinar.

Kegiatan ini sekaligus mempererat rasa kebersamaan (kebersamaan) di antara teman-teman sekelas dan guru pendamping. Mereka belajar bekerja sama, berbagi bekal, dan saling membantu dalam suasana santai dan gembira.

Komitmen Sekolah terhadap Pendidikan Holistik
Kunjungan edukatif ke TKL Ecopark ini menegaskan komitmen [Nama Sekolah] untuk menerapkan Pendidikan Holistik, yang tidak hanya berfokus pada hasil akademik (nilai ASTS) tetapi juga pada perkembangan karakter, fisik, dan sosial emosional siswa.

Harapannya, melalui kegiatan outing class semacam ini, para siswa kelas 1 akan kembali ke bangku sekolah dengan semangat baru, pemahaman materi yang lebih kontekstual, dan memori indah tentang pentingnya menjaga alam.

Kunjungan berakhir pada sore hari, meninggalkan cerita dan pengalaman berharga yang akan menjadi bekal tak terlupakan dalam perjalanan belajar mereka. TKL Ecopark terbukti menjadi destinasi yang tepat untuk menutup periode ASTS dengan fun dan mendidik.

Uncategorized

Memperkuat Mutu Pendidikan Al-Qur’an – Guru SDIT Ihsanul Fikri – Ikuti Mukhoyyam Quran -Metode Ummi

Kota Magelang – Komitmen SDIT Ihsanul Fikri Kota Magelang sebagai “Sekolah Unggul Berkarakter Al Qur’an” dibuktikan kembali melalui pelaksanaan Mukhoyyam Quran Guru Ummi yang diselenggarakan pada Senin, 29 September 2025. Kegiatan intensif ini diikuti oleh seluruh staf pengajar Al-Qur’an (Asatidz dan Ustadzah) yang mengampu pembelajaran menggunakan Metode Ummi.

Mukhoyyam Quran, yang berarti karantina atau pelatihan intensif Al-Qur’an, bertujuan untuk menjaga dan meningkatkan standar kualitas bacaan (tahsin) dan kompetensi mengajar (tahfidz dan metodologi) para guru. Hal ini sejalan dengan salah satu pilar mutu Metode Ummi, yaitu pentingnya kualitas guru sebagai ujung tombak keberhasilan siswa.

Fokus Utama: Peningkatan Kualitas Bacaan dan Hafalan
Dalam kegiatan yang berlangsung seharian penuh ini, para guru fokus pada beberapa agenda inti:

Tahsin Intensif: Setiap guru diuji dan diperbaiki bacaan Al-Qur’annya oleh tim penguji dari koordinator Ummi. Sesi ini memastikan bahwa bacaan guru benar-benar tartil dan sesuai dengan kaidah tajwid, sehingga dapat menjadi teladan terbaik bagi para siswa.

Muroja’ah dan Setoran Hafalan (Tahfidz): Guru-guru memanfaatkan momen ini untuk menguatkan dan menambah hafalan Al-Qur’an mereka. Peningkatan kualitas hafalan guru diharapkan dapat memotivasi dan mempermudah proses pembinaan tahfidz kepada siswa.

Evaluasi Metodologi: Dibahas pula evaluasi dan refreshment mengenai implementasi Metode Ummi di kelas, terutama pasca kegiatan Supervisi Rutin yang telah dilaksanakan sebelumnya. Hal ini mencakup teknik pengajaran yang menyenangkan, penggunaan alat peraga, serta penanganan kendala belajar siswa.

Komitmen Mutu Berkelanjutan
Kepala Sekolah SDIT Ihsanul Fikri menyampaikan bahwa Mukhoyyam Quran adalah agenda wajib yang tidak bisa ditawar.

“Kami menyadari, kualitas lulusan Al-Qur’an kami sangat bergantung pada kualitas guru-gurunya. Tanggal 29 September 2025 ini menjadi penegasan bahwa SDIT Ihsanul Fikri tidak pernah berhenti berinvestasi pada peningkatan mutu pendidik. Dengan guru yang tartil dan hafalannya kuat, kita akan lebih percaya diri dalam membimbing anak-anak menjadi generasi Qur’ani yang berkarakter,” tegasnya.

Diharapkan, hasil dari Mukhoyyam Quran ini segera diaplikasikan di ruang-ruang kelas, menciptakan suasana belajar Al-Qur’an yang semakin efektif dan inspiratif bagi seluruh siswa SDIT Ihsanul Fikri.